Laskarwongkito.com-Gelandang muda berbakat, Zulfiandi resmi bergabung dengan Madura United pada bursa transfer Liga 1 2019. Manajemen Madura United memperkenalkan Zulfiandi sebagai rekrutan baru, pada senin (31/12/18).

Zulfiandi sendiri memang sempat memberikan salam perpisahan kepada pendukung Laskar Wong Kito melalui akun Instagramnya Selasa (1/1/2019) pagi.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Sriwijaya FC karena telah memberi saya banyak sekali pengalaman yang sangat berharga. Tak lupa saya ucapkan permohonan maaf kepada seluruh pecinta Sriwijaya FC apabila ada salah dari diri saya baik didalam maupun diluar lapangan. Sukses selalu untuk Sriwijaya FC,” tulisnya dengan mengunggah fotonya bersama tim.

Menurut Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC Muddai Madang, pihaknya tidak akan melarang siapapun yang akan hengkang dari tim. Karena, hal tersebut merupakan hak setiap pemain.

“Intinya, pemain-pemain lokal kalau mau bertahan kita terima. Kalau tidak, kita ga berhak melarang. Kita ga boleh melarang mereka (untuk pindah),” ujar Muddai saat dihubungi Sripoku.com, Selasa (1/1/2019).

Memang, usai terdepak dari Liga 1 musim ini para pemain Laskar Wong Kito seolah mulai diminati oleh beberapa klub. Kualitas individu yang dimiliki setiap personel, membuat klub di Indonesia kepincut untuk memburu tanda tangan mereka agar mau merumput di klub tersebut musim depan.

Hal itu memang wajar, mengingat saat ini bursa transfer sedang panas-panasnya. Seluruh klub telah melakukan persiapan dengan melakukan perburuan pemain, untuk melengkapi skuatnya agar bisa berlaga di kompetisi musim 2019.

Namun, Muddai mengatakan Sriwijaya FC saat ini belum melakukan persiapan berburu pemain sebagai persiapan di kompetisi Liga 2 musim depan. Pasalnya, mereka baru akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh elemen terkait pada pekan kedua Januari 2019 mendatang.

“Yang paling penting bukan soal hengkang atau tidak, tapi kelanjutan ke depan bagaimana.  Ini sedang dipikirkan. Ini yang butuh diskusi, mungkin tokoh-tokoh Sepakbola termasuk Gubernur sebagai kepala daerah, ini yang akan kita urun rembug dulu,” jelasnya. (Red/win)

 

 

 

RelatedPost