Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, sepakbola Indonesia kini dinilai lebih maju dan kompetitif. Tidak ada tim yang superior serta sekarang semua pertandingan berlangsung lebih ketat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh salah satu legiun asing Sriwijaya FC, Yu Hyun Koo. Menurut pemain asal Korea Selatan tersebut, kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 adalah contoh yang menunjukkan kemajuan sepakbola Indonesia tersebut.

Pemain yang sudah 6 musim bermain di Indonesia mengaku saat ini persaingan di kompetisi TSC sangat ketat dan tidak ada jaminan tim tuan rumah akan selalu memenangkan pertandingan di kandang. “Dulu rasanya tim yang menjadi tuan rumah pasti akan memenangkan pertandingan, tapi sekarang berbeda dan tidak ada bedanya main di kandang dengan saat tandang,” jelasnya saat dihubungi Selasa (31/5) sore.

Yu yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini pun menunjukkan perjalanan SFC di kompetisi TSC musim ini. “Kami bisa menang di Sidoarjo melawan Bhayangkara Surabaya United, tapi tertahan di kandang melawan Mitra Kukar kemarin. Selain kami, banyak tim besar lain yang juga tidak bisa menyapu bersih semua laga home-nya, ini sangat bagus untuk kemajuan sepakbola Indonesia,” tambahnya.

Perubahan aturan di kompetisi TSC juga diakuinya sangat membantu menaikkan mutu sepakbola Indonesia. Salah satunya adalah semua pertandingan disiarkan secara langsung di televisi. “Dulu rasanya tidak mungkin pertandingan di Jayapura disiarkan secara langsung, sekarang beda dan kemarin pembukaannya malah dilaksanakan disana,” bebernya.

Terkait penampilan SFC sendiri, Yu mengaku bahwa saat ini skuad besutan Widodo C Putro ini tengah berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Meski di pertandingan terakhir gagal menang di kandang, namun secara keseluruhan sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. “Kalau bicara hasil akhir, tentu kami kecewa. Tetapi jika melihat permainan yang ditampilkan, saya sangat senang karena kami bermain bagus sekali, cuma masalah di keberuntungan saja,” pungkasnya.

RelatedPost