Kebijakan khusus dibuat oleh pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro terkait program latihan selama bulan suci Ramadhan. Selain merubah dan mengurangi sesi latihan bagi punggawa laskar wong kito yang tengah melaksanakan ibadah puasa, legenda hidup timnas Indonesia tersebut juga membuat program khusus bagi 6 pemain SFC yang non muslim.

“Jadi buat pemain yang tidak menjalankan ibadah puasa, maka sesi latihan akan tetap seperti biasa. Mereka akan memulai latihan pukul 15.30 WIB, sementara yang lainnya akan menyusul 30 menit kemudian,” jelas pelatih asal Cilacap ini saat ditemui di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Senin (6/6) sore.

Awalnya, dirinya sempat akan membuat sesi latihan khusus pada pagi hari bagi pemain non muslim. Namun setelah berkoordinasi dengan staf pelatih lainnya, maka kebijakan tersebut dirubah menjadi tetap pada sore hari. “Pertimbangannya jika pada pagi hari, maka dikhawatirkan mereka akan keletihan karena sorenya tetap harus berlatih bersama yang lain. Jadi setelah kita rembukkan dengan kapten tim dan yang lainnya maka kembali ke sore hari, cuma mereka jadwalnya lebih dulu,” ungkapnya.

Seperti diketahui SFC yang berkekuatan 24 pemain musim ini memiliki 6 pemain yang beragama non Islam yakni Anis Nabar, Ngurah Nanak serta kuartet asing Beto Goncalves, Hilton Moreira, Mauricio Leal dan Yu Hyun Koo. Namun pada sesi latihan yang digelar Senin (6/6) sore, 2 pemain yakni Hilton Moreira dan Anis Nabar belum terlihat karena sejumlah alasan.

Sementara itu, pemain senior SFC TA Musafri mengaku tidak terlalu mengalami kendala meski harus tetap menjalankan kewajiban latihan di bulan puasa kali ini. “Semua bisa melihat, sesi latihan tetap berjalan seperti biasa dan di awal tadi tetap ada porsi fisik yang harus kami jalankan. Namun tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sekarang fokus kami adalah mencari poin penuh melawan Persegres (12/6) mendatang untuk mengganti hasil imbang di kandang kemarin,” ujarnya singkat.

RelatedPost