Laga sarat emosi dipastikan terjadi saat Sriwijaya FC menantang tuan rumah Arema Cronus dalam lanjutan turnamen Piala Jenderal Sudirman, Minggu (22/11) di stadion Kanjuruhan Malang. Kedua tim sendiri di tahun 2015 sudah 5 kali bertemu dan Singo Edan masih unggul tipis dengan catatan 2 kemenangan dan 2 hasil imbang.

Namun di pertemuan terakhir di turnamen Piala Presiden, laskar wong kito sukses mengalahkan Arema Cronus sekaligus memupus impian anak asuh Joko Susilo lolos ke partai final. Hal inilah yang diyakini akan menambah semangat Syamsul Arif dkk untuk bermain all out dan melakukan revans.

“Kami tidak boleh terlena dengan hasil di Piala Presiden lalu, motivasi tinggi Arema untuk melakukan revans harus kami waspadai. Masuknya beberapa pemain baru, terutama di sektor asing sudah menunjukkan bahwa mereka sangat berbenah untuk turnamen ini. Esteban Viscara juga memberi warna berbeda dengan kualitas individunya,” jelas pelatih SFC, Beny Dollo saat dihubungi Sabtu (20/11).

Menurutnya, kekuatan lini depan Arema juga akan menjadi perhatian khusus mengingat di dua laga perdana turnamen PJS ini, Syamsul Arif dkk sudah mencatat 8 gol. Oleh karena itu, meskipun dikabarkan tidak akan diperkuat Christian Gonzales karena terkena sakit, Bendol menganggap Arema tetap berbahaya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh kapten tim SFC, Titus Bonai yang menganggap Arema akan menjadi lawan berat di grup A. “Kami sudah sering bertemu dan sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Hadirnya duo Spanyol plus Esteban Viscara membuat Arema semakin kuat. Soal strategi, pelatih sudah menyiapkannya dan pemain hanya perlu bekerja keras di lapangan,” ungkap Tibo.

Pemain asal Papua ini sendiri saat latihan terakhir di stadion Gajayana, beberapa kali harus menepi ke lapangan dan mendapat perawatan dari dokter tim SFC. “Tibo mengalami flu ringan, sudah kita beri tindakan dan beri obat untuk pemulihan. Jika melihat kondisinya, kita akan tunggu sampai besok (Minggu-red) namun rasanya tidak terlalu berbahaya dan tetap akan bisa bermain melawan Arema nanti,” ujar dokter Viktor, dokter tim SFC saat dikonfirmasi.

Sementara itu, pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengaku sudah mengantongi kelemahan tim SFC yang dianggapnya memiliki kekuatan tambahan dengan masuknya duo legiun asing di sektor depan. “Osas Saha punya kecepatan, sedangkan Simone layaknya pemain Italia punya umpan akurat. Kami harus mewaspadainya keduanya,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga tidak menganggap timnya lebih diuntungkan karena memiliki waktu recovery yang lebih panjang ketimbang SFC yang hanya memiliki jeda dua hari sebelum laga ini digelar. “Pasti tim pelatih SFC sudah punya program untuk pemulihan pemain dan dua hari sebenarnya cukup. Tapi belajar dari Piala Presiden lalu, kami hanya akan fokus ke tim sendiri dan enggan berbicara lebih jauh mengenai lawan,” tegasnya.

Perkiraan susunan pemain:

SFC (4-2-3-1 ) : Dian Agus Prasetyo, Wildansyah, Abduolaiye Maiga, Fahrudin, Fathulrahman, Achmad Hisyam Tolle, Ichsan Kurniawan, Asri Akbar, TA Musafri, Ferdinan Sinaga, Osas Saha

Cadangan : Yogi Triana, Ngurah Nanak, Syaiful Indra Cahya, Simone Quintieri, Patrich Wanggai, Titus Bonai, Rizky Dwi Ramadhana