PALEMBANG¬†— Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ishak sangat menyayangkan kejadian tertangkapnya bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian oleh KPK. Ia mengaku prihatin dan berharap tidak terulang lagi dengan pejabat lainnya di Sumatera Selatan.

Padahal, Menurut Ishak Mekki saat ditemui di ruangannya, Selasa (06/9), KPK dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan untuk tidak bermain dengan anggaran, apalagi sampai disalahgunakan.

“Kita sudah sering diingatkan KPK untuk tidak bermain dengan yang namanya anggaran, apalagi sekarang kita berada jaman keterbukaan informasi, jadi harus hati-hati,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal yang sama tidak terulang lagi, ia menghimbau agar semua pihak menjaga diri, termasuk para pengusaha jangan menggoda pejabat untuk melakukan korupsi.

“Kedepan saya berharap kasus semacam ini cukup sudah, dan tidak ada lagi kasus yang sama lagi, karena akan berdampak luas. Pihak swasta juga seharusnya ingat dan jangan menggoda pejabat untuk berbuat korupsi,” katanya.

Untuk sementara pihak pemerintah masih menunggu keputusan dari Mendagri, artinya wakil bupatinya akan menindaklanjuti pelaksana tugas bupati sampai proses sidang berjalan inkrach, dan kepada Plh diharapkan bisa melaksankan tugas sebagaimana mestinya jangan sampai ada gejolak.

“Saya harapa bisa melaksanakan program yang telah terjadwal sebagaimana mustinya, untuk mengambil keputusan yang beraifat strategis harus konsultasi dengan Gubernur,” tutupnya. (juniara)

Related Post