Laskarwongkito.com-Gempa terakhir yang terjadi di Lombok NTB, Minggu (19/8) dirasakan juga oleh sejumlah daerah lainnya di tanah air, seperti Bali dan Makassar. Salah seorang pemain Sriwijaya FC, Esteban Viscarra sendiri mengaku juga sempat dilanda ketakutan saat merasakan gempa berkekuatan 7,0 scala richter (SR) tersebut.

Saat terjadinya gempa, pemain yang baru saja dinaturalisasi ini memang tengah berada di Pulau Dewata untuk berlibur bersama keluarganya. “Saya menginap di daerah dekat pantai Kuta, saat gempa saya reflex langsung berlari dari lantai 4 ke bawah dengan menggendong anak saya Alex,” ujarnya saat dihubungi Senin (20/8) siang.

Saat berlari tersebut, Esteban sendiri tidak sempat memikirkan hal lainnya dan hanya terfokus ke keselamatan keluarganya. “Saya tidak bawa apa-apa, hanya mengajak istri berlari bersama anak. Setelah dibawah pun ternyata ada gempa susulan hingga 2 kali, namun saya bersyukur tidak terjadi apa-apa dan kami semua selamat, termasuk juga penghuni hotel lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, gempa tersebut memang terasa sangat keras sehingga membuat takut dirinya dan keluarganya yang lain. “Namun tidak masalah, yang terpenting semua selamat. Saya juga tidak trauma atau takut berkunjung ke Bali lagi, saya sendiri memang sudah bersiap pulang Senin (20/8) siang, jadi bukan karena efek gempa ini. Kebetulan latihan akan segera dimulai dan saya harus bersiap kembali,” pungkasnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Yu Hyun Koo, pemain SFC lainnya yang juga menginap di hotel yang sama dengan Viscarra. “Kami memang berlibur bersama, saat gempa saya juga secara spontan langsung menggendong anak yang tengah tidur dan mengajak istri berlari ke bawah. Setelah itu kami pun susah untuk tidur lagi, jam 4 subuh pun ada gempa susulan namun tidak terlalu terasa seperti yang pertama,” tambahnya. (nto)

Artikel Terkait