PALEMBANG – Penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester 9 di Universitas Negeri Sriwijaya (Unsri) bisa diturunkan asal mahasiswa mengajukan surat penurunan ekonomi keluarga.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakil Rektor II Unsri, Mukhtaruddin, UKT sudah jelas ada peraturannya dari Kemenristek Dikti. Mahasiswa yang ingin mengajukan penurunan UKT bisa melampirkan surat penurunan ekonomi keluarga.

“Penurunan UKT hanya ada satu jalan, yaitu mahasiswa mengajukan surat penurunan ekonomi keluarga dengan alasan orang tua sudah meninggal atau usaha orang tua bangkrut. Dengan syarat melampirkan surat keterangan kurang mampu dan kondisi rumah harus difoto,” ungkap Mukhtar saat ditemui di gedung KPA Unsri, Kamis (10/08).

Lanjutnya, bagi mahasiswa yang orang tuanya sudah meninggal, pihak rektorat akan menurunkan sampai maksimal 3 level yang awalnya sampai 5 level, sedangkan yang usaha orang tuanya bangkrut kita turunkan sampai 1 level dari level 5. Untuk pengajuannya sendiri pihaknya memperpanjang masanya hingga seminggu kedepan yakni hingga tanggal 14 Agustus 2017.

“Saat ini yang sudah ada 66 mahasiswa yang mengajukan permohonan penurunan UKT. Yang masuk akan langsung kita verifikasi, penurunan maksimal sampai dengan tiga level. Dan sanksi bagi yang tidak membayar UKT maka mereka harus mengajukan Stop Out (SO) satu semester,” tukasnya. (dil)

Artikel Terkait