Belum mendapat pemanggilan guna persiapan Piala Presiden, beberapa pemain Sriwijaya FC kini mencari berbagai cara untuk mengisi waktu. Salah satunya dengan ikut memeriahkan turnamen sepakbola yang digelar Kodim 0418 Palembang untuk untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan RI.

Seperti yang dilakukan oleh duo laskar wong kito, Risky Dwi Ramadhana dan Jecky Arisandi. Menurutnya kegiatan ini cukup bermanfaat guna menjaga kebugaran fisik dan tidak kehilangan sentuhan bermain. Keduanya pun bergabung dengan tim lokal dan bertanding di lapangan Garuda KM 10, Selasa (11/8) sore

“Dulu memang setiap jelang 17 Agustus, biasanya memang banyak cukup turnamen sepakbola yang diadakan. Sebelum gabung di SFC, kami biasanya selalu ikut, tahun ini karena sedang ada pembekuan maka kami berpartisipasi kembali,” ujar Risky, pemain muda terbaik ISL U21 2013 ini.

Selain dua alumnus SONS Palembang tersebut, tim PS Putra Sukma juga diperkuat eks SFC lainnya yakni Mahyadi Panggabean, Andi Irawan dan Jarot. Dalam pertandingan yang digelar Selasa (11/8), Putra Sukma sendiri harus mengakui keunggulan lawannya PLN dengan adu penalti. Babak tos-tosan ini sendiri harus dilakukan setelah selama 90 menit pertandingan nornal, kedua tim sama-sama harus berbagi skor sama kuat 2-2.

Risky sendiri sempat membawa Putra Sukma unggul 2-0 lewat sepasang golnya di babak pertama. “Tidak masalah, karena memang tidak ada persiapan khusus dan lebih untuk menjaga kondisi, lawan lebih siap. Apalagi kalah di adu penalti lebih kepada keberuntungan yang belum berpihak,” jelasnya.

Keduanya pun menyatakan sudah dihubungi manajemen SFC guna persiapan mengikuti Piala Presiden. “Seharusnya tanggal 10 Agustus kemarin sudah berkumpul, namun sepertinya ada pemunduran. Soal gaji pun tidak ada masalah, yang jelas kami sudah gatal ingin merumput lagi,” tambahnya.

Hal senada juga dikatakan Jecky Arisandi, bek kiri SFC yang mengaku terus menjaga fisik selama kevakuman kompetisi. “Kadang kami nge-gym bersama di hotel Aryaduta, dan sekali-kali ikut berlatih dengan tim lokal. Keikutsertaan di turnamen ini lebih untuk meramaikan saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Mahyadi Panggabean menjelaskan dirinya akan segera bergabung dengan Persela Lamongan yang juga sudah dipastikan akan menjadi salah satu kontestan Piala Presiden. “Saya akan berangkat dari Palembang pada hari Selasa, semestinya hari Senin latihan sudah dimulai, namun saya meminta izin karena ada urusan yang harus diselesaikan lebih dulu. Tidak banyak kegiatan yang dilakukan selama pembekuan ini, hanya mengantar anak sekolah dan jaga kebugaran saja,” jelas pemain yang sekarang berdomisili di Palembang ini.