Membintangi sinetron di layar televisi tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh kapten tim Sriwijaya FC, Titus Bonai. Menurutnya, apa yang dilakukannya selama pembekuan PSSI oleh Menpora ini tidak pernah direncanakan sebelumnya dan mengalir begitu saja.

“Saya diajak Oktovianus Maniani, teman kecil saya yang sudah lebih dulu terjun kesana. Sebenarnya kemarin mau bertiga bersama Patrick Wanggai, cuma karena dia sudah pulang ke Jayapura maka hanya kami berdua yang akhirnya bermain sinetron,” jelas eks pemain Persipura ini.

Menurutnya, awalnya dirinya tidak menyangka bisa menjajal kemampuan akting di dunia seni. “Pertama memang terasa cukup sulit, apalagi banyak naskah dialog yang harus saya hapalkan, namun lama-lama terasa biasa dan semakin hari bertambah lancar,” ujar ayah dari 2 putri ini.

Diakuinya, ada perbedaan mendasar yang dirasakannya kala harus melakoni seni peran ketimbang bermain sepakbola. “Mungkin karena awalnya saya adalah pesepakbola, maka lebih sulit saat harus beradu akting, jika harus memilih pun saya tetap akan lebih suka bermain di lapangan hijau,” tegasnya.

Namun karena keadaan yang memaksanya untuk terus menafkahi keluarganya, maka pilihan menjadi aktor pun tidak ditolaknya. “Tidak ada yang salah menjadi seorang bintang film atau aktor, saya juga tidak mungkin menolak rezeki yang didatangkan untuk keluarga saya. Namun sekali lagi, sepakbola tetap menjadi prioritas saya kedepannya,” tambahnya.

Meskipun demikian, Tibo menyatakan bahwa beberapa produser pun saat ini sudah menawarinya untuk kembali bermain di beberapa sinetron kedepannya. “Saya katakan jika kompetisi sudah dimulai kembali, maka saya harus kembali ke klub untuk berlatih dan bertanding. Mereka pun mau menerima dan mengatakan jika ada waktu luang dan tidak menganggu aktifitas sebagai pesepakbola maka nanti saya bisa syuting lagi,” ungkap pemain yang juga pernah bermain untuk Semen Padang ini.

Tibo pun mengaku kedepannya ingin lebih mengembangkan kemampuan aktingnya dan menjajal peran lain diluar yang sudah dilakoninya saat ini. “Sekarang sedikit lebih mudah karena saya mendapat peran tidak jauh berbeda dengan profesi saya sebagai pesepakbola. Kedepan saya ingin mendapat peran lain diluar itu dan rasanya saya bisa melakukannya. Bahkan jika boleh memilih saya ingin bermain di sinetron dengan tema romantis,” ujarnya sambil tertawa.

Selain sinteron, menurut Tibo ada beberapa pihak lainnya yang juag sudah menawarinya untuk menjajal film layar lebar. “Pasti tertarik, karena selama ini saya juga suka menonton film di bioskop. Namun rasanya untuk sekarang belum bisa, karena pasti membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses syutingnya, saat ini fokus saya adalah membawa SFC menjadi juara Piala Presiden terlebih dulu,” pungkasnya.