PALEMBANG — Setelah terjadinya kebakaran lahan di kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Satuan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan Sumatera Selatan terus meningkatkan pengawasan.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan terus memaksimalkan pengawasan titik api agar kebakaran tidak terjadi.

Sekitar Kawasan Transmigrasi Mandiri Kabupaten Ogan Ilir terjadi kebakaran hutan dan lahan akibat adanya titik api namun itu sudah dapat diatasi.

“Mengenai luas areal kebakaran pihaknya tidak bisa menyebutkan secara pasti karena masih dalam pendataan,” ujar dia, Senin (7/8/2017).

Dia mengatakan, yang jelas kebakaran sudah dapat diatasi dan sekarang satuan tugas baik darat dan udara terus memantau titik api.

“Selain itu memaksimalkan petugas posko kebakaran hutan dan lahan,” kata dia.

Apalagi sesuai arahan Gubernur Sumsel Alex Noerdin bahwa daerah ini sudah ditetapkan siaga kebakaran hutan dan lahan.

Oleh karena itu Satgas yang antara lain terdiri dari anggota TNI dan Polri, Manggala Agni, BPBD terus melakukan patroli.

“Jadi bila terdapat titik maka tim udara melakukan pemadaman melalui bom air,” kata dia.

“Kesemuanya itu dilakukan supaya Sumsel tidak terjadi kebakaran seperti pada 2015,” tambah dia. (net)

Artikel Terkait