Laskarwongkito,com-Setelah banyak mendapat protes dari masyarakat, tiket masuk sebesar Rp 20 ribu ke kawasan kompleks Jakabaring Sport City (JSC) selama penyelenggaraan Asian Games 2018 akhirnya dihapuskan. Masyarakat memang keberatan dengan adanya biaya masuk kawasan tersebut diluar  biaya tiket masuk ke venue cabor. Namun, bagi yang ingin menonton cabang olahraga tertentu tetap dikenakan biaya seperti ketentuan awal ditetapkan.

Utusan khusus Ketua Inasgoc Nirmala Dewi saat ditemui kamis (23/8/18) membenarkan adanya kebijakan tersebut.

“Iya, mulai hari ini tiket masuk kawasan sebesar Rp 20.000 sudah tidak ada lagi,” katanya.

Dilanjutkannya, dengan dibebaskannya tiket masuk ke kompleks JSC diharapkan dapat meningkatkan dukungan masyarakat terhadap atlet Indonesia yang bertanding. Saat ini, masyarakat hanya dibebankan biaya tiket ketika ingin menyaksikan pertandingan olahraga.

“Untuk tiket cabor masih diberlakukan. Silahkan dukung atlet-atlet Indonesia,” ujar Dewi. Informasi yang dihimpun di lapangan, tiket pertandingan Sepak Takraw dan Voli Pantai sebesar Rp 50.000. Sementara untuk pertandingan cabang olahraga lainnya mencapai Rp 100.000.

Terpisah, Direktur Utama PT JSC Bambang Supriyanto menyambut baik kebijakan INASGOC tersebut. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat tepat untuk memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang bertanding.

“Semua mengenai tiket dan lain-lain adalah keputusan dan kebijakan Inasgoc. Kita hanya pengelola kawasan, namun dukungan penuh pasti dilakukan untuk menyukseskan Asian Games 2018,” kata Bambang.

Andi, salah seorang pengunjung yang dibincangi di depan gerbang JSC mengaku sangat antusias dengan kebijakan gratis masuk kompleks JSC. “Tentu ini lebih meringankan bagi masyarakat,” tutup dia. (win)

Artikel Terkait