Skuad Sriwijaya FC akhirnya tiba di Solo, Selasa (10/11) siang dan sejauh ini belum ada tambahan pemain yang bergabung. Pelatih laskar wong kito, Beny Dollo mengaku keempat pemain yang turun di Habibie Cup yakni Asri Akbar, Fathulrahman, Patrich  Wanggai dan Titus Bonai baru akan bergabung pada Kamis (12/11) sore dan akan langsung mengikuti sesi latihan di stadion Manahan Solo.

Sementara Ferdinan Sinaga dikabarkan akan menyusul Jumat (13/11) karena izin menghadiri acara keluarga terlebih dulu. “Osas Saha juga sudah konfirmasi akan tiba Kamis (12/11) pagi, namun Simone meski sudah tiba di Indonesia tapi akan ke Singapura terlebih dulu untuk mengurus administrasi, kemungkinan Jumat (13/11) baru akan bergabung di Solo,” jelas eks pelatih timnas ini.

Menurutnya, meskipun punya catatan baik selama Piala Presiden lalu, namun dirinya menegaskan bahwa kedepan persaingan akan semakin ketat. “Apalagi di turnamen PJS ini ada beberapa regulasi berbeda seperti babak adu penalti setelah hasil imbang selama 90 menit, kemudian 2 pemain U21 yang harus dimainkan di setiap laga, jadi meski kemarin mampu lolos ke babak final Piala Presiden, kami tetap harus bekerja keras karena tim lain pun sudah berbenah,” tambahnya.

Asri Akbar sendiri saat dikonfirmasi membenarkan akan tiba di Solo pada Kamis (12/11) siang. Gelandang jangkar ini sendiri baru menyelesaikan turnamen Habibie Cup, dan bersama Titus Bonai serta Fathulrahman, Asri mampu membawa Persipare menjadi juara. “Kini fokus saya sudah 100 persen untuk SFC, Kamis (12/11) sore kami akan mengikuti sesi latihan di stadion Manahan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Saat tiba di Solo, kejadian unik sempat menimpa punggawa SFC yang menginap di hotel Riyadi Palace. Sekitar pukul 19.00 malam, beberapa pemain sempat kaget karena merasakan sedikit guncangan di hotel. “Tadi mau shalat isya, tapi panik juga karena di lantai 3 ada goyang, pas keluar kamar ternyata hal yang sama juga dirasakan bagian perlengkapan SFC,” jelas Wildansyah.

Begitupun pengakuan Bendol yang di saat kejadian gempa tengah mandi. “Tadi sangat terasa, meski ringan namun cukup bikin kaget. Kalau tadi guncangannya besar, mungkin saya akan langsung keluar kamar,” ungkap Bendol. Setelah beberapa saat, para awak SFC akhirnya mengetahui bahwa memang terjadi gempa 5,6 skala richter yang berpusat di 120 KM barat daya Bantul DIY.

“Syukur alhamdullilah tidak terjadi apa-apa di Solo dan hanya sebentar, semoga juga yang di Jogja tetap aman, tadi sempat bertanya ke yang lain juga, cuma ada beberapa pemain yang tidak merasakan,” tambah asisten pelatih Hendri Susilo.