PALEMBANG – Tim Sepak Takraw Indonesia menargetkan mampu menembus final dalam test event Asian Games (AG) XVI 2018, bertajuk Asian Sepak Takraw Champhionship 2017 yang digelar mulai 28 November hingga 2 Desember mendatang, di Venue Dempo Jakabaring Sport City, Selasa (28/11).
Pelatih tim Sepak Takraw Indonesia, Triaji mengatakan, dalam event ini timnya menargetkan menembus final. Indonesia sendiri menurunkan total 9 pemain. “Saingan terberat dalam event ini, Cina, Malaysia dan Korea, tapi mudah-mudahan kami bisa menampilkan yang terbaik,” katanya, usai acara pembukaan.
Terkait infrastruktur test event yang menggunakan venue Dempo, ia menyarankan agar saat AG XVI datang, venue disediakan minimal 2  lapangan pemanasan. “Karena untuk event internasional, memang sebaiknya ada lapangan pemanasan, kalau tidak disediakan maka gak bisa warming up, service dan smes,” ucap Triaji.
Sementara itu, Presiden  Asian Sepaktakraw Federation (Astaf), sekaligus Sekjend Sepak Takraw Dunia,  Abdul Halim Kadir mengakui, venue yang digunakan untuk test event ini belum layak untuk menyelenggarakan Asian Games. “Kalau venue  ini (Venue Dempo.red) nugmemang belum layak, karena venue Sepak Takraw untuk Asian Games nanti yaitu Venue Ranau dan sekarang sedang dalam tahap renovasi,” ucap dia.
Ia menjelaskan, Venue Ranau sedang direnovasi agar mampu menampung 3.000 penonton, yang saat ini hanya bisa menampung 800 penonton. Untuk Asian Games mendatang, Cabang Olahraga Sepak Takraw akan diikuti 14 Negara.
“Test event ini semuanya dipastikan berjalan baik, saya menekankan kedisiplinan dalam pelaksanaan, prasarana, juga terkait pegawai, LO, wasit dan lainnya. Saya yakin Sumsel akan siap lebih baik lagi di Asian Games nanti,” jelas dia.
Sedangkan, Sekjend PSTI Sumsel Islah Taufik sekaligus  Manajer Venue menambahkan,  event ini  diikuti   10 negara-negara Asia. Mulai dari Singapura, Malaysia, Iran, Korea, China, Tiongkok, Jepang, dan Indonesia. Tim Indonesia sendiri  diperkuat 9 atlet   dari Jakarta, Jabar, Gorontalo, Jatim, Riau, dan Sulawesi Selatan.
“Selain berharap event ini berjalan lancar, saya berharap  dapat  memotivasi  atlet Sumsel  berprestasi lagi baik dilevel nasional maupun Internasional,” kata Wakatum PB PSTI ini. (dedi)