PALEMBANG — Dari keempat nama yang tengah menjalani trial bersama Sriwijaya FC di awal putaran kedua kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, sosok Achmad Fariz menjadi pemain yang tidak terlalu asing bagi publik sepakbola Palembang. Pasalnya pemain asal Gresik ini merupakan bagian dari skuad SFC U21 di musim 2012/2013 yang berhasil menjadi juara kompetisi Indonesian Super League (ISL) U21.

Bersama Rizky Dwi Ramadhana, Teja Paku Alam, Hapit Ibrahim, Zalnando dan Ichsan Kurniawan yang sekarang sudah promosi ke tim senior, Fariz berhasil membawa laskar wong kito mudo menjadi juara dengan mengalahkan Mitra Kukar U21 di partai puncak. Saat dikonfirmasi, sekretaris tim SFC Achmad Haris mengaku bahwa perekrutan Fariz memang berdasarkan kebutuhan tim dan sebagai komitmen manajemen untuk memperbanyak pemain muda di dalam tim.

“Saat ini di tim senior ada sekitar 10 pemain yang merupakan binaan sendiri, baik dari SFC U21 maupun PON Sumsel. Achmad Fariz sendiri dulu pernah bersama kita sehingga kami yakin proses adaptasi tidak akan sulit karena banyak temannya saat di U21 dulu,” jelasnya. Dari skuad yang dulu berhasil menjadi juara, tercatat hanya Novri Setiawan dan Vava Mario yang kini belum pernah berseragam SFC senior.

Ahmad Fariz sendiri saat ditemui mengaku senang dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti trial di tim yang pernah dibelanya saat junior dulu. “Tentu target saya bisa menembus skuad inti, dan nantinya juga memberikan kontribusi positif untuk SFC,” ungkapnya.

Diakuinya, banyaknya pemain senior yang kini tergabung di dalam tim SFC tidak membuatnya pesimis dan hanya fokus menunjukkan yang terbaik saat latihan. “Disini ada banyak pemain berkualitas, di posisi stopper hampir semuanya pernah di timnas. Begitu juga posisi lain, tapi saya datang untuk berusaha dan memberikan yang terbaik. Dulu sewaktu di SFC U21 saya dimainkan sebagai bek kiri, ketika di Persegres dipindahkan ke stopper, yang jelas dimanapun diminta saya akan siap,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait