Syaiful Indra Cahya secara resmi menjadi skuad Sriwijaya FC untuk Piala Presiden 2015 mendatang dan sudah terlihat dalam sesi latihan yang digelar di stadion Gelora Sriwijaya Jakabarig (GSJ) Palembang, Jumat (21/8) sore. Menurut Syaiful, bergabungnya dirinya di SFC merupakan kesempatan kedua setelah sempat tertunda di awal musim kompetisi Qatar National Bank (QNB) 2015 lalu.

“Sebenarnya tahun kemarin saya pun sudah ditawari oleh manajer SFC Robert Heri saat masih berada di pemusatan latihan timnas yang dipersiapkan untuk mengikuti Asian Games Incheon 2014,” ujar pemain kelahiran Malang ini. Namun saat itu, meskipun sudah menyatakan ketertarikannya namun dirinya diminta oleh Aji Santoso untuk bergabung ke Persija Jakarta terlebih dulu.

Menurutnya, proses bergabungnya dirinya ke SFC dengan status sebagai pinjaman di turnamen Piala Presiden ini pun cukup singkat. “Saya dihubungi kembali oleh manajer SFC sekitar 4 hari yang lalu dan beliau menanyakan apakah saya berminat gabung di dalam tim ini, tidak perlu waktu lama buat saya untuk menerima tawaran tersebut,” jelasnya.

Apalagi diakuinya, saat ini dirinya sudah resmi mengundurkan diri sebagai bagian dari tim Persija Jakarta. “Hingga saat ini saya masih memiliki gaji selama 4 bulan yang belum dibayar oleh manajemen Persija dan kemarin tidak ada kesepakatan mengenai pelunasannya. Karena itu saya memilih untuk pindah ke SFC, soal kedepannya seusai turnamen saya belum tahu, sekarang fokus saya memberikan kontribusi positif dan cepat beradaptasi di dalam tim dulu,” tegasnya.

Selain jaminan keuangan yang lancar, faktor lain yang membuat dirinya memutuskan untuk menerima pinangan SFC adalah beberapa nama yang sudah dikenalnya cukup akrab. “SFC adalah tim besar dan langganan juara, selain itu disini ada coach Hartono Ruslan yang di ISL 2014 melatih saya di Persik Kediri. Kemudian Syakir Sulaiman, rekan di Persiba dulu serta teman sekamar saat Asian Games Incheon, lalu ada juga Rizky Dwi Ramadhana yang juga saya kenal. Coach Bendol juga sempat menangani saya di 2 pertandingan timnas senior sewaktu melawan Kamerun dan Myanmar,” bebernya.