Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi membuka kegiatan Diklat kepemimpinan tingkat II Provinsi Sumsel angkatan I Tahun 2017 di Aula Putri Kembang Dadar Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah Provinsi Sumsel, Senin (31/7).

Pembukaan Diklat yang diselenggarakan secara mandiri tersebut dihadiri langsung, Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Adi Suryanto, Wakil Bupati Muara Enim, Sekda OKU Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, menghimbau peserta diklat agar mengikuti dengan baik segala pelatihan yang diberikan karena salah satunya ditujukan menjadikan para peserta profesional dalam berbagai hal. Menurutnya, terpilihnya peserta mengikuti diklat dilakukan tidak sembarangan sehingga patut menjadikan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan.

“Saya usulkan kedepan diklat tematik BPSDMD Provinsi Sumsel dibidang Wisata olahraga, seperti kalau di Provinsi Bali diklat tematiknya bidang Pariwisata,” harap Alex.

Kelapa LAN RI, Adi Suryanto dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel karena menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat II tersebut secara mandiri dan menerapkan pola baru.

Menurutnya, berkat dedikasi Gubernur Sumsel Alex Noerdin, saat ini Sumsel menjadi provinsi luar biasa dengan progres kemajuan beberapa tahun terakhir sangat baik, sehingga LAN RI mempercayakan BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Diklat Pimpinan secara mandiri.

“Kita sangat mengapresiasi sekali Pak Gubernur melalui berbagai terobosan memajukan Sumsel, Pak Alex Noerdin bisa menjadi contoh pemimpin perubahan yang berhasil,” ungkapnya.

Lanjut Adi Suryanto, tidak banyak provinsi di Indonesia yang mampu menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat II secara mandiri. Seperti di pulau Sumatera hanya Provinsi Sumsel.

“Kepada peserta selamat karna terpilih mengikuti diklat. Pesan saya, jangan sampai terjadi hal yang tidak etis dalam pelaksanaan pendidikan ini. Kita ingin Sumsel menjadi contoh penyelenggara Diklat Pim terbaik di Indonesia,” tegasnya.

Sementara, Kepala BPSDMD Provinsi Sumsel, Musni Wijaya mengatakan, Diklat tersebut akan berlangsung 40 hari mulai 31 Juli hingga 2 Desember 2017, dengan lima tahapan. Jumlah peserta 60 orang meliputi 20 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Peserta diklat akan dibekali materi pembelajaran yakni terdiri dari materi tentang strategi kebijakan dan pengembangan sumberdaya manusia, integritas dan wawasan kebangsaan, isu strategis, membangun tim efektif, membangun organisasi berkinerja tinggi, konsep dan strategi inovasi diagnostic reading, dan visitasi kepemimpinan nasional.

“Untuk visitasi kepemimpinan nasional sesuai dengan kriteria yang ditetapkan LAN RI, para peserta akan dibagi menjadi 8 kelompok dan akan melakukan kunjungan ke 8 Desa di Pulau Sumatera dan Jawa,” pungkasnya. (rill)

Artikel Terkait