PALEMBANG- Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional sekaligus menyongsong Asian Games 2018. Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melangsungkan Deklarasi menuju Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Pelataran Benteng Kuto Besak. Seluruh Bupati dan Walikota se-Provinsi Sumsel hadir bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise dan Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin untuk menandatangani deklarasi kesiapan menuju kota layak anak. Jum’at (04/08).
Untuk di Provinsi Sumsel sendiri baru Kabupaten Musi Banyuasin yang mendapatkan penghargaan kota layak anak. Penandatangan dari semua Bupati/Walikota ini, dikatakan Yohana sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengimplementasikan 24 indikator kota layak anak. Daerah yang bisa dikatakan sah sebagai kota layak anak harus mendapat penghargaan mulai dari pratama, madya, nindya, utama. “Kalau semua kabupaten/kota layak anak,  otomatis provinsi ini menjadi provinsi layak anak. Jadi tugas pekerjaan rumah kita masih sangat besar,” terangnya.
Ia juga menuturkan, penandatanganan deklarasi ini telah disaksikan oleh anak-anak provinsi Sumsel, dimana  suara anak dari provinsi ini harus didengar dan penuhi haknya. “Seandainya kalau mereka meminta taman kota, kasihla taman kota untuk mereka, kalau mereka meminta lapangan bola, buatkan lapangan bola”tuturnya.
Masih Yohana, Sesuai Undang-Undang Nomor 23 yang menyatakan, urusan perempuan dan anak adalah urusan wajib daerah non operasinonal. Namun, hingga kini anggaran untuk perempuan dan anak masih kecil. Menurutnya, perempuan dan anak  menjadi pilar penting dunia, bahkan hinggs kini menjadi komitmen global untuk diperhatikan.
” Itulah tugas pimpinan di daerah untuk melihat perempuan dan anak. Intinya anak-anak ini harus mempunyai akte kelahiran, supaya akses kesehatan, pendidikan, dan sebagainya berjalan lancar,” tambahnya.
 “Akhiri Kekerasan Terhadap perempuan dan anak, Akhiri Perdagangan orang, Akhiri Kesenjangan Ekonomi Perempuan,“ pungkasnya.
Sementara Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin mengungkapkan, bahwa memang Sumsel beberapa predikatnya masih dibawah rata-rata nasional, namun Sumsel juga memiliki kriteria yang diatas rata-rata nasional. ” Insha Allah 24 indikator ini, kami akan kerja keras untuk menjadikan seluruh Provinsi Sumsel menjadi provinsi layak anak,” tegasnya.
Apalagi, lanjut Alex, Bupati/Walikota se-Provinsi Sumsel hadir lengkap, tentunya akan menjadikan semangat untuk memajukan kabupaten/kota menjadi kota layak anak.
 “Dalam waktu singkat tidak harus menunggu dua tahun, seluruh kabupaten/kota seluruh Indonesia menuju dan mudah-mudahan mendapat juga predikat kabupaten/kota layak anak,” tambahnya.
Dalam acara ini pula dilangsungkan Pengukuhan Forum Anak Provinsi Sumsel 2017-2019 oleh Gubernur Sumsel. (rill)

Artikel Terkait