Jakarta: Ni Nengah Widiasih harus puas mempersembahkan medali perak untuk Indonesia di kelas 41 kg putri grup A Angkat Berat pada ajang Asian Para Games 2018 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (7/10) siang.
Atlet asal Bali itu mencatatkan angkatan terbaik 97 kg dari tiga kali angkatan. Pada angkatan kedua dan ketiga, Nengah gagal mengangkat beban 100 kg. Medali emas direbut oleh Zhe Chi asal China. Zhe mencatatkan angkatan terbaiknya 100 kg. Di posisi ketiga ada wakil dari Suriah, Noura Baddour. Medali perunggu direbut setelah mencatatkan angkatan terbaik 91 kg.
“Terima kasih banyak masyarakat Indonesia dukunganya sangat luar biasa. Hari ini saya mohon maaf, saya belum bisa memberikan medali emas untuk Indonesia. Tapi percayalah saya sudah berjuang semaksimal mungkin, tapi Tuhan mengizinkan saya meraih perak. Jujur kalau ditanya perasaan saya, hari ini saya sedih sekali. Tapi balik lagi, memang Tuhan memberikan yang terbaik untuk saya hanya medali perak,” ucapnya.
“Angkatan terbaik saya 97 tapi karena angkatan kedua dan Ketiga saya di kualifikasi, tidak tahu kenapa. Karena saya merasa diangkatan ketiga sudah bagus banget. Bahkan sempat percaya diri, saya bakalan bisa lebih dari ini, tapi itu sudah keputusan dewan juri yang harus kita hormati, ” tambahnya.
Atlet angkat berat ini mengatakan bahwa banyak pelajaran berharga yang ia dapatkan dalam ajang Asian Para Games  ini, seperti ia harus latihan lebih keras lagi serta tidak gampang untuk menyerah. “Rasa kecewa saya hari ini akan saya jadikan motivasi untuk  latihan lebih keras lagi, lebih disiplin lagi, saya tingkatkan lagi kekuatan fisik dan mental dan gak boleh gampang nyerah,” ucapnya. (rep/ril)

Artikel Terkait