Sriwijaya FC kembali berhasil meraih kemenangan besar, namun pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyebut anak asuhnya sempat mendapatkan sejumlah tekanan saat melakoni laga uji coba melawan Bina Cipta Andalan, Kamis (28/12) sore di stadion Bumi Sriwijaya Palembang. Hal tersebut menjadi catatan penting pihaknya dan akan menjadi evaluasi kedepannya.

“Secara umum penguasaan bola berjalan dengan baik, namun saya mencatat setidaknya lawan mampu menciptakan 4 serangan balik yang cukup berbahaya. Dan hal tersebut tidak boleh terjadi keepannya, namun inilah gunanya uji coba agar kita tahu kelemahan di dalam tim,” ungkap Cek Mad usai pertandingan.

Saat ditanya apakah sudah memiliki kerangka tim ideal usai sesi uji coba ini, pihaknya menyebut masih akan terus melihat perkembangan seluruh pemain terlebih dahulu. “Masih ada pemain yang belum bergabung, tetapi secara keseluruhan mereka sudah mengerti tentang pakem bermain kita kedepannya,” jelasnya.

Setelah uji coba ini, pihaknya menyebut tetap akan menggelar latihan seperti biasa dan baru akan meliburkan seluruh pemain selama 2 hari pada 31 Desember – 1 Januari mendatang. “Besok (Jumat-red), pemain tetap akan melakukan 2 sesi latihan seperti biasa yakni gym di fitness centre dan dilanjutkan latihan di lapangan. Namun tentu intensitasnya akan kami kurangi karena sudah melakukan uji coba hari ini,” tambahnya.

Jalannya pertandingan.

Di babak pertama, pelatih SFC Rahmad Darmawan menurunkan starting eleven yang sudah sering diturunkannya di beberapa uji coba sebelumnya. Teja Paku Alam dipercaya menjaga mistar gawang dibantu oleh kuartet Ndiaye, Ahmad Fariz, Gilang Ginarsa dan Zalnando di lini pertahanan.

Sementara Yu Hyun Koo bersama Adam Alis serta mengisi lini tengah mendukung trio Konate Makan, Manucher Dzalilov dan Yogi Rahadian yang menjadi predator penyerangan. Sementara tim lawan menurunkan mayoritas pemain muda Palembang dan menyisakan sejumlah pemain senior seperti Mahyadi Panggabean yang juga merupakan eks SFC. Laga sendiri dimainkan dengan format 3×30 menit.

Hasilnya, tidak perlu waktu lama bagi SFC untuk membobol gawang tim tamu. Striker asing Dzalilov menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain terbaik AFC dengan memborong hattrick di 30 menit pertama ini, sementara satu gol lagi dihasilkan melalui tendangan bebas indah Adam Alis yang menembus pagar lawan.

Di pertengahan babak kedua, Dzalillov sendiri menambah 1 gol melalui pergerakannya yang cepat dan menyambar umpan terukur Yogi Rahadian. Sedangkan 1 gol lagi dicetak Makan Konate melalui tendangan penalti. Di 30 menit kedua ini, RD sendiri mulai merotasi pemainnya dan memasukkan pemain lainnya, dimulai dari lini tengah.

Sedangkan di 30 menit terakhir, SFC mencoba seluruh pemainnya minus Alfin Tuasalamony dan Saepulloh Maulana yang baru bergabung latihan hari ini. Dua gol tambahan berhasil disumbangkan oleh Manda Cingi dan mengakhiri laga ini dengan skor 8-0 untuk keunggulan SFC.

Artikel Terkait