PALEMBANG — Kekalahan adalah sesuatu yang tidak diinginkan. Kini Sriwijaya FC melupakan kekalahan atas Persegres Gresik United pada laga pekan keenam Indonesia Soccer Champions (ISC) dengan skor 1 – 2.

 

Setelah kembali ke markasnya di komplek Jakabaring Sport City (JSC) skuad Sriwijaya FC bertekad melupakan hasil buruk tersebut dan langsung fokus untuk menghadapi PSM Makassar, Sabtu, 18 Juni 2016 di stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.

Sejak Selasa (14/6) di bawah guyuran hujan Supardi Nasir dan kawan-kawan langsung menjalani latihan. “Latihan kemarin hanya untuk recovery, hanya jogging dan pemanasan ringan,” kata pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putri, Rabu (15/6).

Widodo langsung memimpin latihan anak-anak asuhannya di bawah guyuran hujan yang menyiram kawasan Jakabaring Sport City. Menurut Widodo, latihan di bawah hujan terus dilaksanakan mengantisipasi jika pada saat lagi terjadi dengan cuaca yang sama.

Menurut mantan asisten pelatih tim nasional, latihan pada malam hari sampai menjelang pertandingan menghadapi PSM Makassar akan kembali dilaksanakan malam hari untuk adaptasi pertandingan malam hari. “Apalagi kondisi di Gresik dengan Palembang cukup berbeda, baik dari sisi cuaca maupun penerangan lampu di stadion,” ujarnya.

Pada latihan pasca kekalahan dari Persegres, pemain asing Mauricio Leal yang cedera harus menjalani latihan terpisah karena masih dalam proses pemulihan cedera kaki kirinya. Pemain belakang asal Brasil mengalami bengkak cukup besar usai berbenturan dengan pemain Persegres.

Menurut Sigit Pramudya fisioterapi Sriwijaya FC, kondisi Mauricio Leal masih fifty-fifty dan akan terus kita pantau hingga beberapa hari kedepan. “Namun progres-nya cukup baik dan sekarang sudah bisa berjalan normal, tetapi memang masih riskan jika dipaksakan berlatih seperi biasa,” ujarnya. (dedi)

RelatedPost