Menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Gojek Liga 1 2018 pekan ke-8, Sabtu (12/5) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sriwijaya FC pun bertekad untuk memutus catatan buruk di kandang. Laskar wong kito sendiri memang belum mengalami kekalahan di kandang, namun dengan catatan 1 kali menang dan 2 kali imbang.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan menyebut pihaknya berharap anak asuhnya mampu bermain secara konsisten selama 90 menit nantinya. Momentum kemenangan di laga terakhir diharapkan dapat diteruskan saat menjamu Bhayangkara FC guna menyenangkan publik Palembang yang belakangan mulai menyusut kehadirannya di stadion GSJ.

“Kami sudah siap menghadapi laga ini, 2 hari belakangan kami juga menggelar latihan sesuai jam pertandingan agar pemain benar-benar dapat beradaptasi maksimal. Saya pikir tidak permasalahan dan tinggal bagaimana para pemain enjoy selama 90 menit sehingga bisa mengeluarkan permainan terbaiknya,” jelasnya.

Sementara itu, kapten tim SFC Hamka Hamzah mengaku enggan memikirkan rekor buruk SFC saat bertemu Bhayangkara FC di Palembang. “Mereka mungkin dalam 2 musim ini menang di Palembang, namun saya 2 musim sebelumnya selalu menang atas Bhayangkara, baik saat tandang atau kandang. Namun catatan itu bukanlah penentu, yang jelas bagaimana kita bekerja keras lagi nantinya,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy juga mengatakan hal yang serupa dengan Hamka. “SFC sekarang berbeda dengan musim lalu, mereka mendatangkan banyak pemain baru dan berkualitas. Jadi catatan itu sudah tidak berlaku, namun saya senang kembali ke Palembang, disini atmosfer pertandingan sangat bagus dan seluruh pemain sangat menikmati pertandingan di stadion GSJ,” ujarnya.

Dirinya pun enggan mengomentari kekuatan SFC saat ini dan lebih fokus ke persiapan timnya. “Ada beberapa pemain yang tidak kami bawa seperti Hargianto yang masih terkena suspend dan Marinus yang pulang ke Papua karena urusan keluarga,” tambahnya.

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-3-3) : Teja Paku Alam, Marco Meraudje, Hamka Hamzah, Mohamadou Ndiaye, Alfin Tuasalamony, Zulfiandi, Adam Alis, Makan Konate, Esteban Viscarra, Manucechr Dzalilov, Alberto Goncalves

Cadangan : Sandi Firmansyah, Bio Paulin, Novan Sasongko, Yu Hyun Koo, Nur Iskandar, Syahrian Abimanyu, Patrich Wanggai

Bhayangkara FC (4–3-3) : Awan Setho, Putu Gede, Vladimir Vujovic, Jajang Mulyana, Alsan Putra, Lee Yu Jun, TM Ichsan, Paolo Sergio, Wahyu Subo Seto, Dandi Sulistiawan, Nikola Komazec

Cadangan : Wahyu Tri Nugroho, Nurhidayat, Vendry Mofu, Maldini Pali, Ambrizal, Herman Dzumafo, Faturochman

Head To Head

Vladimir Vujovic vs Alberto Goncalves

Setelah lama bermain bersama Persib Bandung, Vujovic musim ini akhirnya merapat ke Bhayangkara FC menggantikan Otavio Dutra yang kembali ke Persebaya Surabaya. Sejauh ini duetnya bersama Jajang Mulyana belum terlihat maksimal dan sejauh ini Bhayangkara FC sudah menelan 2 kekalahan plus kebobolan 9 gol.

Sementara itu, sempat mandek di awal musim, Beto Goncalves kembali menemukan ketajamannya dan mencetak 3 gol dari 4 laga terakhir. Duel 2 pemain berpengalaman akan sangat menentukan hasil di laga ini.

Paolo Sergio vs Makan Konate

Paolo Sergio berstatus sebagai pemain terbaik Liga 1 Indonesia 2017 dan kembali diandalkan Bhayangkara FC untuk musim ini. Tidak hanya memberikan umpan matang bagi barisan lini depan, marquee player Bhayangkara FC ini juga dikenal cukup produktif dan bisa memecah kebuntuan untuk urusan mencetak gol.

Sementara Makan Konate perlahan namun pasti mulai menemukan posisi idealnya bersama SFC. Walau belum mencetak gol sejauh ini, namun peran Konate di lini tengah SFC sangatlah vital.

Nikola Komazec vs Hamka Hamzah

Hilangnya Ilija Spasojevic ke Bali United langsung direspon manajemen Bhayangkara FC dengan mendatangkan sejumlah pemain. Bomber asal Serbia, Nikola Komazec akhirnya dipilih setelah menyingkirkan David Da Silva yang sempat dites lebih dulu.

Namun pertahanan SFC musim ini jauh membaik bila dibandingkan musim lalu. Walau sudah kebobolan 10 gol, namun Hamka Hamzah yang menjadi jenderal di lini belakang mampu membawa SFC baru sekali mendapat kekalahan. Hamka pun menjadi bek terproduktif di Liga 1 Indonesia setelah mampu mencetak 2 gol sejauh ini.

Artikel Terkait