Kabar mengejutkan datang dari Simone Quintieri, legiun asing Sriwijaya FC yang baru didatangkan di awal turnamen Piala Jenderal Sudirman. Pemain asal Italia ini secara mendadak meninggalkan SFC usai laga melawan Persija Jakarta, Rabu (25/11) malam.

“Saya sudah berpamitan dengan manajemen SFC melalui asisten manajer dan Kamis (26/11) pagi saya sudah meninggalkan Malang dan akan langsung menuju Malaysia,” jelas Simone saat dihubungi Kamis (26/11) siang.

Menurutnya, kepergiannya ke Malaysia untuk melanjutkan karier bersama salah satu klub di negeri Jiran tersebut. “Saya belum tahu klubnya, apakah dari Malaysia Super League atau Premier League-nya, tapi semua sudah diatur oleh agen saya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyatakan bahwa proses adaptasi yang sulit menjadi alasan lain dirinya meninggalkan SFC. “Turnamen PJS ini waktunya sangat singkat sehingga sulit saya untuk beradaptasi dengan cepat, baik dari sisi cuaca atau gaya bermai. Kondisi fisik saya yang belum fit 100 persen juga menambah masalah lain. Namun saya pergi dengan baik-baik dan menjelaskan alasan ini ke semua pihak termasuk pelatih. Meski tidak bermain untuk SFC, family is family dan saya akan terus mensupport mereka,” bebernya.

Diakuinya, kesempatan bermain yang kurang lama juga membuat dirinya tidak bisa menunjukkan permainan terbaiknya. “Sangat sulit jika seorang pemain hanya bermain selama 20-30 menit, tapi sekali lagi hal seperti ini kadang terjadi dalam sepakbola profesional. Seperti saya katakan di atas, hubungan saya tetap baik dan semoga SFC sukses kedepannya,” tambahnya.

Dalam 3 laga yang sudah dimainkan SFC di turnamen PJS, Simone sendiri selalu masuk dalam line up dan menjadi starting eleven di 2 partai yakni melawan Persegres (19/11) dan Persija (25/11). Namun di 2 laga tersebut, penampilannya yang kurang memikat membuat pelatih SFC, Beny Dollo langsung menariknya sebelum babak pertama berakhir.

Sementara itu, asisten manajer SFC Achmad Haris membenarkan kepergian Simone ke Malaysia. “Simone yang meminta pergi dan disetujui oleh pelatih. Saat pamitan, alasan yang diungkapkannya adalah proses adaptasi yang tidak berjalan dengan baik, apalagi turnamen PJS waktunya sangat singkat. Manajemen SFC sendiri mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan semoga sukses di Liga Malaysia,” jelasnya singkat.