Hasil positif diraih Sriwijaya FC saat menghadapi tim lokal PS Unsri dalam laga uji coba yang dimainkan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Senin (24/8) sore. Asri Akbar dkk unggul telak 7-0 atas tim semifinalis Liga Nusantara Sumsel 2014 yang berisikan mayoritas mahasiswa Unsri ini.

“Kita tidak melihat hasil akhirnya karena kualitas lawannya berada di bawah kita, namun kami ingin tahu kondisi fisik pemain setelah sepekan berlatih. Karena itu sepanjang pertandingan para pemain harus bermain untuk simulasi pertandingan sesungguhnya nanti,” ujar Beny Dollo usai pertandingan.

Selain melihat kondisi fisik pemain, dirinya juga mencoba skema permainan yang akan diterapkan selama pelaksanaan Piala Presiden 2015 nanti. “Kita harus memaksimalkan pemain yang ada, skema permainan juga kita sesuaikan materi pemainnya ada sedikit berubah dibanding QNB League lalu,” jelasnya.

Dalam laga ini, dirinya pun mencoba beberapa komposisi starting eleven dan merubah posisi pemain. Salah satunya adalah rekrutan anyar Syaiful Indra Cahya yang biasanya bermain sebagai bek sayap, kali ini dimainkan berduet dengan Asri Akbar sebagai gelandang bertahan.

“Syaiful memang kita coba di posisi tersebut karena memang kita butuh tandem untuk Asri Akbar setelah kehilangan Maitimo. Dirinya juga mengatakan pernah bermain di posisi itu dan hasilnya cukup baik. Alan Martha juga tampil cukup baik di sayap kiri,” tambahnya.

Di babak pertama, Bendol langsung menurunkan komposisi terbaiknya. Dian Agus Prasetyo berdiri di mistar gawang, sementara kuartet Wildansyah, Fathulrahman, Fachrudin dan Ngurah Nanak menjaga lini pertahanan. Syaiful Indra Cahya bersama Asri Akbar menjadi duet jangkar di jantung permainan, sedangkan trio Syakir Sulaiman, Anis Nabar, Alan Martha mensupport Patrick Wanggai yang diplot sebagai target man.

Hasilnya laskar wong kito langsung unggul cepat melalui tendangan keras Asri Akbar yang memanfaatkan umpan Patrick Wanggai. Pemain asal Papua ini sendiri bermain cukup taktis dan menyumbangkan 2 gol, salah satunya melalui titik penalty. Sementara Alan Martha yang menggantikan posisi Titus Bonai juga mencetak 2 gol dan babak pertama berakhir dengan skor 5-0 untuk keunggulan SFC.

Pertandingan sendiri digelar dengan format 3×30 menit dan di babak kedua Bendol mencoba merubah formasi pemain. Hasilnya striker pengganti, Rizky Dwi Ramadhana berhasil memperlebar keunggulan setelah sontekannya menembus gawang PS Unsri. Dan di 30 menit terakhir, Ngurah Nanak menutup pertandingan dengan gol pamungkasnya melalui sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok Syakir Sulaiman.