Walau di atas kertas unggul di semua lini, namun sikap waspada tetap ditunjukkan Sriwijaya FC kala menghadapi PSGC Ciamis, Selasa (1/9) sore di stadion Kanjuruhan Malang. Laskar wong kito sendiri saat ini tengah fokus mengembalikan kebugaran pemain setelah banyaknya insiden sewaktu keberangkatan tim dari Palembang menuju Malang.
“Soal kebugaran pemain, memang kita sedikit dirugikan dengan adanya masalah saat keberangkatan ke Malang. Namun kita tidak boleh menjadikan itu alasan, karena hal tersebut dapat tertutupi dengan semangat bertanding yang tinggi,” ujar pelatih kepala laskar wong kito, Beny Dollo saat ditemui di hotel Ijen Suite Malang, Senin (31/8) siang.

Saat menggelar sesi uji coba lapangan di stadion Kanjuruhan, Bendol sudah membuat gambara mengenai starting eleven yang akan dimainkan di laga perdana ini.sudah biasa dimainkan kala berlatih di Palembang. Kuartet Wildansyah, Ngurah Nanak, Fachrudin dan Fathul Rahman akan menjadi benteng tangguh bagi penjaga gawang Dian Agus Prasetyo.
Sementara Asri Akbar akan menjadi jenderal permainan bersama Yu Hyun Koo di lini tengah. Sedangkan trio Titus Bonai, Syakir Sulaiman dan Anis Nabar akan mensupport Patrick Wanggai yang akan ditempatkan sebagai target man di lini depan. Saat ditanya mengenai kehadiran Abduolaiye Maiga yang musim lalu selalu menjadi andalan di lini belakang, Bendol mengatakan bahwa dirinya tidak mau mengambil resiko di pertandingan ini.

“Seluruh pemain punya peluang yang sama untuk menjadi starting eleven, tapi Maiga baru hadir dan kita belum tahu mengenai kondisi fisiknya. Begitu pun dengan TA Musafri, karena bagaimanapun pemain perlu adaptasi untuk menyatu di dalam tim. Sementara untuk Syaiful Indra punya peluang untuk dimainkan lebih cepat, karena Fathul Rahman sempat izin pulang kemarin,” tambahnya.

Sementara itu, Erman Darmawan selaku sekretaris tim PSGC Ciamis saat jumpa pers resmi Grup B Piala Presiden menyatakan timnya tidak akan minder meski akan melawan tim-tim yang notabene merupakan kekuatan papan atas di ISL. “Kami memang tidak diunggulkan karena berada di bawah kastanya teman-teman disini. Namun, kekompakan kami sudah lama terjalin karena kami memainkan pemain yang sudah lama berkumpul, PSGC punya semangat untuk memenangkan pertandingan perdana melawan SFC, soal dua pemain asing yang tidak bisa ditampilkan itu tidak masalah karena kami patuh kepada regulasi yang sudah ditetapkan oleh Mahaka,” ujarnya singkat.”