Laskarwongkito.com-Pertemuan antara Sriwijaya FC melawan Persebaya Surabaya, Minggu (11/9) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dapat dibilang sebagai duel tim yang tengah terluka. Tim tamu datang ke Palembang dengan membawa modal kekalahan di laga terakhirnya melawan PS Tira (12/9) kemarin, begitu juga laskar wong kito yang dibekap Persipura Jayapura (11/9) lalu.
Pelatih SFC, Subangkit sendiri menegaskan bahwa dirinya sudah menginstruksikan anak asuhnya untuk melupakan hasil buruk sebelumnya dan bangkit saat menjamu Bajul Ijo nantinya.
“Kita sama-sama baru saja menelan kekalahan. Persebaya di laga home dan Sriwijaya FC di pertandingan away. Besok kita akan sama-sama tampil habis-habisan untuk memenangkan pertandingan,” imbuh Subangkit, Sabtu (15/9) sore.
Sama seperti Persebaya, Sriwijaya FC memang tengah dibayangi tren buruk. Dari tiga laga terakhir, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu selalu menelan kekalahan. Pelatih asal Pasuruan ini pun bertekad untuk mengakhiri rekor tiga kekalahan beruntun dengan meraih kemenangan atas Persebaya.
Eks arsitek PSIS Semarang itu memang patut optimis. Pasalnya, pada laga besok, Subangkit sudah bisa menurunkan Zulfiandi yang sebelumnya absen ketika Sriwijaya FC kalah dari Persipura.
“Saya harap pemain-pemain Sriwijaya FC bisa melupakan tiga kekalahan beruntun. Semua pemain bisa turun, termasuk Zulfiandi. Beto dan Manu (Manuchekr Dzhalilov) yang sempat mengalami cedera juga bisa dimainkan,” ujar Subangkit.
Secara khusus, Subangkit menaruh perhatian pada lini serang Persebaya. Ia menyebut penyerang tengah David da Silva dan penyerang sayap Irfan Jaya sebagai dua pemain yang harus diwaspadai.
“David da Silva dan Irfan Jaya perlu kami waspadai. Juga Osvaldo Haay. Selain tentunya Rendi Irwan dan Robertino Pugliara yang sering muncul dari belakang,” pungkas Subangki
Sementara itu, Djadjang Nurjaman selaku pelatih Persebaya menegaskan dirinya akan menaruh perhatian khusus pada tiga penggawa lini depan Sriwijaya FC. Trio Alberto “Beto” Goncalves, Manuchekr Dhzalilov, dan Esteban Vizcarra menjadi tiga nama yang paling diwaspadai Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurjaman.
“Sriwijaya FC punya tiga pemain depan bagus, yaitu Beto, Dzhalilov dan Vizcarra. Tidak banyak berubah seperti waktu Rahmad Darmawan ada di situ, namun di putaran pertama lalu saya mampu membawa PSMS menang dan semoga ini berlanjut lagi nantinya,” kata Djanur.
Nama Beto Goncalves menjadi salah satu pemain yang wajib diwaspadai lini belakang Persebaya. Penyerang naturalisasi itu kini sudah mengoleksi 6 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Laskar Wong Kito bersama Esteban Vizcarra. Pada pertemuan pertama lalu, Beto-lah yang menggagalkan kemenangan Bajul Ijo.
Selain Beto, dua nama lain Manuchekr Dzhalilov dan Esteban Vizcarra juga patut diwaspadai. Dzhalilov dan Vizcarra akan membantu Beto dari kedua sisi sayap. Meski lebih sering bermain di posisi sayap, namun keduanya terbilang produktif.
Namun pelatih asal Bandung ini mengaku tidak dapat memainkan skuad terbaiknya karena sudah kehilangan sejumlah pemain.
Bek kiri Ruben Karel Sanadi sudah dipastikan absen karena mengalami hamstring dalam pertandingan melawan PS Tira. Dia menyusul bek tengah Fandry Imbiri yang sudah absen dalam laga sebelumnya karena cedera tungkai.

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-2-3-1) : Teja PA, Marco Meraudje, Goran Gancev, Ahmad Faris, Zalnando, Yu Hyun Koo, Zulfiandi, Manucechr Dzalilov, Nur Iskandar, Esteban Viscarra, Alberto Goncalves

Cadangan : Dikri Yusron, Jeki Arisandi, Mohamadou Al Hadji, Roby Andika, Yogi Rahadian, Rizky Dwi Ramadhana, M Ridwan

Persebaya (4-3-3) Miswar Saputra, Abu Rizal, Otavio Dutra, OK Jhon, M Syaifudin, Solikin Misbakun, Rendi Irawan, Robertino Pugliara, Osvaldo Haay, Irfan Jaya, David Da Silva

Cadangan : Dimas Galih, Andri Muliadi, M Irvan Febrianto, Hidayat, Ferinando Pahabol, Rishadi Fauzi, Oktavianus Fernando

Artikel Terkait