PALEMBANG — Meski masih menyisakan 1 pertandingan sisa di putaran pertama kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, proses evaluasi yang dilakukan oleh manajemen Sriwijaya FC mulai memakan korban. Sebanyak 2 pemain yakni Hendra Sandi Gunawan dan Maldini Pali secara resmi dilepas oleh laskar wong kito.

Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden SFC melalui akun sosial media pribadinya dan menyatakan bahwa kedua pemain muda tersebut dilepas karena alasan kontribusi di dalam tim. Menurutnya, keputusan ini pun sudah berdasarkan laporan yang dibuat oleh jajaran pelatih SFC.

“Selamat sore pecinta SFC, menyisakan 1 pertandingan di putaran pertama, saya sudah menginstruksikan jajaran manajemen dan tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi berdasarkan performa seluruh anggota tim selama ini. Di putaran kedua, kami akan mendatangkan pemain baru di lini belakang, sesuai dengan rekomendasi tim pelatih kepada manajemen. Selain itu, kami juga melepas 2 pemain yakni Hendra Sandi serta Maldini Pali dan mendoakan yang terbaik di klub barunya nanti,” ujar Bupati Muba ini melalui akun instagramnya.

Berdasarkan statistik, kedua pemain jebolan ini memang tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain dan lebih banyak diturunkan karena adanya regulasi baru yang mewajibkan setiap klub memainkan 3 pemain U22 di setiap pertandingan. Maldini sendiri tercatat 7 kali dimainkan oleh SFC dan menyumbangkan 1 gol plus 1 assist, sementara Hendra Sandi cuma bermain dalam 5 kali sepanjang paruh pertama.

Keduanya pun sudah tidak terlihat dalam sesi latihan yang digelar Senin (31/7) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Berdasarkan info yang dihimpun, keduanya disebut akan segera merapat ke sesama kontestan Liga 1 Indonesia yakni Persiba Balikpapan.

Saat dikonfirmasi, sekretaris tim SFC Achmad Haris menyebut bahwa keduanya memang sudah berpamitan kepada manajemen SFC terkait hal ini. “Usai pertandingan melawan Persipura, keduanya sudah berangkat meninggalkan Palembang, terima kasih atas kontribusinya selama ini dan semoga sukses di klub barunya nanti,” ujarnya singkat. (dedi)

Artikel Terkait