Kota Solo kembali dipilih Sriwijaya FC sebagai home base untuk persiapan menuju turnamen Piala Jenderal Sudirman yang akan segera dimulai pertengahan November mendatang. Jarak yang dekat dengan Malang dan fasilitas latihan yang lengkap membuat pelatih kepala Beny Dollo memutuskan untuk mengadakan pemusatan latihan di Solo.

“Sebenarnya bukan karena kita akan bermain di Malang saja, karena kemarin jika SFC ditempatkan di grup lain seperti Bali atau Surabaya, kita akan tetap TC di Solo. Banyaknya pilihan transportasi dengan jarak yang tidak terlalu jauh ketimbang Palembang, lalu fasilitas yang lengkap dan mudah untuk mencari lawan tanding membuat kita memang memutuskan kembali kesana, sama seperti sebelum semifinal leg kedua Piala Presiden lalu,” ujar Beny Dollo saat ditemui Rabu (4/11) sore di sela-sela latihan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang,

Namun karena jadwal resmi yang sudah dirilis oleh Mahaka Sports and Entertainment selaku penyelenggara Piala Jenderal Sudirman menyebutkan SFC baru akan mulai bermain pada 19 November, maka keberangkatan skuad laskar wong kito juga ikut mengalami perubahan. “Awalnya kita akan berangkat pada 7-8 November, namun kita undur menjadi 11 November dan kita akan berada di Solo selama 5 hari,” ungkap eks pelatih timnas ini.

Dirinya pun menyatakan bahwa selama disana pihaknya juga akan menggelar 1 kali uji coba dengan klub lokal untuk mematangkan strategi. “Tadi manajemen bilang ada tawaran dari Persis Solo, namun kita masih sepakati dulu tanggalnya. Karena idealnya saat uji coba seluruh pemain sudah berkumpul,” tambahnya.

Belum lengkapnya skuad SFC diakuinya memang menjadi masalah terbesar yang dihadapinya saat ini. “Tapi hal yang sama pasti dirasakan tim lain, jadi saya pikir itu tidak boleh dijadikan alasan. Saya juga berkeyakinan 5 pemain SFC yang sekarang masih bermain di turnamen Habibie Cup akan segera bergabung jika klub yang mereka bela sudah tersingkir di babak semifinal atau 8 besar,” jelasnya.