PALEMBANG — Sriwijaya FC sukses memperbaiki peringkat di klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 usai mengalahkan Persib Bandung  dengan skor telak 3-0 dalam laga yang dimainkan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (10/9) malam. TA Musafhry menjadi pahlawan bagi laskar wong kito di laga ini setelah berhasil menyumbangkan 2 gol kemenangan di laga pekan ke-19 ini.

Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman mengaku anak asuhnya banyak membuat kesalahan sehingga mampu dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah. “Kami kalah karena 2 faktor, yang pertama banyaknya kesalahan yang dibuat oleh tim kami sendiri dan yang kedua adalah faktor kepemimpinan wasit yang sangat buruk,” ujarnya usai pertandingan.

Menurutnya, karena ada keputusan-keputusan yang dirasa sangat merugikan pihaknya, maka Atep dkk bermain tidak tenang dan emosi sepanjang pertandingan. “SFC memang layak memenangkan pertandingan, namun kesalahan wasit juga banyak. Salah satuny adalah 2 handsball yang tidak digubris oleh wasit. Lalu pelipis Kim Jeffrey juga robek karena sikutan, namun juga didiamkan,” keluhnya.

Pemain SFC, Toni Sucipto juga mengeluhkan hal yang sama dan menganggap wasit tidak jeli saat memimpin. “Wasit selalu berkilah tidak melihat adanya pelanggaran, padahal kejadiannya berada tidak jauh dari dia. Namun kami juga harus belajar dari pertandingan ini agar kedepan lebih baik lagi,” ungkap eks pemain SFC ini.

Sementara itu, pelatih SFC Widodo C Putro mengapresiasi permainan anak asuhnya yang dinilainya sangat luar biasa saat menghancurkan Persib Bandung. “Jadi apa yang saya sampaikan selama ini bahwa tidak ada pemain cadangan di SFC terbukti. Saya acungkan 2 jempol untuk Musafry, dia menunjukkan bahwa tugas seorang pemain hanyalah berlatih dan siap jika diturunkan,” pujinya.

Oleh karena itu dirinya pun menegaskan bahwa sebelum laga ini digelar, pihaknya tidak terlalu risau meski salah satu pemain andalannya yakni Hiton Moreira harus absen karena hukuman akumulasi kartu kuning. “Semua melihat, Rizky Dwi Ramadhana, Yohanis Nabar dan TA Musafry yang selama ini jarang bermain selalu memberikan kontribusi positif saat diberikan kesempatan,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai wasit yang memimpin pertandingan, WCP mengaku bahwa laga memang berjalan keras dan mengumbar emosi. “Saya selalu katakan bahwa harus ada pembelajaran dari semua elemen, termasuk juga wasit. Kompetisi yang kompetitif akan berimbas ke kemajuan untuk timnas kedepannya,” bebernya.

Beberapa keputusan wasit memang sempat dikeluhkan oleh WCP, seperti saat memberikan tendangan bebas bagi Persib di dalam kotak penalti lawan. “Yu Hyun Koo bukan hendak back pass, melainkan membuang bola. Jika memang itu dianggap hukuman maka juga diganjar KK, lalu ada 2 kejadian dimana pemain Persib menghalangi free kick kami dan bila itu di level internasional maka sudah pasti akan dihukum keras. Saya bisa katakan ini karena sudah mengalaminya sendiri,” pungkasnya.

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, Sriwijaya FC langsung menggebrak dan menyerbu pertahanan Persib Bandung. Dan hasilnya laskar wong kito langsung unggul cepat di menit melalui sundulan TA Mushafry. Gol ini sendiri berasal dari serangan di sisi kiri pertahanan Persib yang dikawal eks pemain SFC, Tony Sucipto. Rizky Dwi Ramadhana berhasil memberikan umpan matang yang langsung disambut oleh TA Mushafry dan menjebol gawang tim tamu yang dijaga oleh I Made Wirawan.

Babak pertama sendiri berlangsung dalam tempo keras dan wasit Fariq Hitaba (Yogyakarta) harus mengeluarkan 5 KK dimana 3 diantaranya diberikan untuk tim tamu. Skor 1-0 menutup 45 menit pertama, SFC sendiri harus kehilangan 1 pemainnya yakni Ichsan Kurniawan yang ditarik keluar di awal babak pertama karena mengalami cedera dan digantikan oleh Achmad Jufrianto.

Di babak kedua, SFC tidak mengendurkan serangannya dan terus bernafsu memperlebar kedudukan. Setelah sempat membuang beberapa peluangk striker andalan SFC Alberto Goncalves mencetak gol kedua di laga ini setelah memanfaatkan umpan matang dari Firman Utina di menit 57. Sosok Firman sendiri cukup dominan di laga dan kembali memberikan assist di gol ketiga yang kembali dicetak oleh TA Musafri dan menutup laga dengan skor 3-0 untuk kemenangan SFC. (dedi)

Related Post