Adanya laporan dari PSSI yang mencurigai adanya match fixing di turnamen Piala Jenderal Sudirman mendapat respon dari manajemen Sriwijaya FC. Namun dengan tegas manajemen laskar wong kito menyatakan tidak akan terlalu ikut campur ke dalam proses penangangan laporan tersebut.

“Semua sudah ada aturannya, biarlah lembaga yang berkompeten bekerja untuk mengusut laporan tersebut. Sebagai klub, tugas kami hanyalah bermain di lapangan, jadi silahkan PSSI membuktikan laporannya tersebut. Apalagi mereka sudah mengatakan mengantongi bukti serta saksi yang kuat,” ujar Nasrun Umar, manajer SFC saat dihubungi Senin (30/11) siang.

Dirinya sendiri enggan mengomentari terlalu jauh mengenai dugaan tersebut dan memilih berkosentrasi mengevaluasi performa SFC usai turnamen PJS. “Namun jika kemudian hari ternyata dugaan tersebut terbukti, pasti saya kecewa dan kapan sepakbola di Indonesia akan maju jika hal seperti ini terjadi,” tambahnya.