Pelatih SFC, Rahmad Darmawan sendiri menyebut anak asuhnya sudah melupakan hasil di semifinal lalu dan siap meneruskan hasil positif saat kedua tim bertemu di babak penyisihan grup A yang digelar di Bandung beberapa waktu lalu.

“Sejak awal kami sudah tegaskan bahwa turnamen pra musim ini sebagai ajang persiapan untuk kompetisi nanti. Tidak hanya strategi di lapangan namun juga fisik, mental dan lainnya. Di partai penutup ini kami akan bertemu lawan yang sudah pernah kami hadapi sebelumnya di penyisihan, mereka juga punya waktu recovery yang jauh lebih maksimal ketimbang kami. Ini akan menjadi partai yang sangat menarik dan saya ingin melihat respon dari para pemain setelah mengalami kekalahan di semifinal lalu,” ujarnya saat dihubungi Jumat (16/2) sore.

RD pun menyebut secara umum dirinya sudah cukup puas dengan penampilan Beto dkk sejauh ini. “Sejak saya memimpin SFC 1,5 bulan ini ada peningkatan dan saya cukup puas. Saya ingin tim ini punya karakter dan tidak mau kalah di setiap pertandingan, dulu di awal turnamen pun saya sudah menyebut Persija, Arema atau Bali United sebagai tim yang harus diperhitungkan karena persiapannya lebih baik plus tidak banyak mengganti komposisi tim. Soal PSMS, saya juga ingatkan kepada pemain untuk melupakan pertemuan pertama karena mereka pasti sudah mengantisipasi dengan taktik yang berbeda, tetapi selain itu juga hanya ingin fokus ke tim kami sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman mengaku siap melakukan revans terhadap SFC di laga ini. “Ya kita jumpa lagi dengan Sriwijaya, kemarin kita kalah dengan mereka. Performa mereka dalam dua laga terakhir juga masih bagus. Bisa jadi ancaman bagi kita. Tapi kita tetap akan tampil maksimal walaupun performa mereka lagi tinggi,” ungkapnya.

Eks pelatih Persib ini menyebut bermain di stadion terbesar di Indonesia akan memberikan motivasi tambahan untuk mayoritas pemain muda di dalam timnya.

“GBK tempat yang netral. Pemain akan nyaman main di sana. Selain lapangannya yang bagus, fasilitas juga bagus,” kata Djanur saat dihubungi, Jumat (16/2/2018).

Menurutnya venue nanti menjadi pengalaman baru bagi ia dan timnya. Ia pum berharap tuah GBK berpihak kepada tim Ayam Kinantan.

“Mungkin nanti jadi pengalaman baru bagi saya dan anak-anak dengan kondisi stadion yang megah. Mudah-mudahan GBK tempat yang beruntung bagi kami,” harapnya.

Kembalinya Reinaldo Lobo juga disebutnya akan menjadikan lini belakangnya kembali komplit. Pemain asal Brasil ini sempat absen di leg kedua babak semifinal lalu karena terkena akumulasi kartu kuning.

Artikel Terkait