Sriwijaya FC belum bisa memastikan keikutsertaan di turnamen Piala Presiden yang akan digelar pertengahan Januari mendatang. Pelatih laskar wong kito, Rahmad Darmawan menyebut pihaknya memang masih akan melihat perkembangan kedepannya terlebih dahulu.

“Memang jika digelar di awal Januari maka kita sudah pasti akan absen. Namun jika nantinya digelar di pertengahan atau akhir Januari kita pun masih akan mempertimbangkannya,” ujar Rahmad saat ditemui usai sesi latihan di lapangan atletik Jakabaring, Selasa (19/12) sore.

Apalagi SFC sendiri disebutnya telah mendapat undangan untuk mengikuti sebuah turnamen di Vietnam, akhir Januari mendatang. “Kami masih mengkaji seluruh aspek, mana yang lebih cocok untuk persiapan menuju kompetisi nanti,” jelasnya.

Saat ini, pihak manajemen masih menunggu kepastian mengenai turnamen tersebut dan pembicaraan dengan pihak penyelenggara pun telah dilakukan. “Pesertanya ada dari 4 negara, kita akan tunggu dulu surat resminya,” pungkasnya.

Sebelumnya, perhelatan Piala Presiden 2018 dipastikan akan dimulai pada pekan kedua Januari 2018 dan berakhir pada pertengahan Februari 2018. Berlinton Siahaan, Ketua Organizing Commite(OC) Piala Presiden 2018 menyebut peserta akan berasal dari 20 tim, dengan perincian 15 klub Liga 1 yang bertahan di musim lalu dan tiga klub berstatuskan promosi. Sedangkan dua klub berikutnya adalah Martapura FC dan PSPS Pekanbaru.

Terkait tempat pelaksanaan, panitia telah menentukan akan digelar di lima kota sekaligus. Kelima kota tersebut adalah Bandung, Surabaya, Malang, Bali, dan Makassar. Pemilihan kota, menurut Berlington, lebih ke pertimbangan mana yang layak. “Sebenarnya kami ingin ada salah satu kota di Pulau Sumatera. Tapi, sepertinya belum siap. Seperti diketahui stadion di Medan, masih direnovasi.”

Artikel Terkait