Nasib sial dialami Sriwijaya FC jelang persiapan melawan PSGC Ciamis, Senin (1/9) di stadion Kanjuruhan Malang. Pasalnya, fisik pemain laskar wong kito terkuras habis sewaktu keberangatan dari Palembang menuju Malang. Tidak hanya mengalami delay penerbangan selama 4 jam, kesialan Asri Akbar dkk terus berlanjut saat melanjutkan perjalanan dari Surabaya menuju Malang dengan menggunakan bus.

Dalam perjalanan normal, jarak Surabaya – Malang bisa ditemuh dengan waktu 2 jam, namun kemarin punggawa SFC tertahan hingga 4,5 jam. Penyebabnya adalah bus yang berasal dari panitia dan menjemput SFC mengalami kerusakan saat akan memasuki wilayah perbatasan Malang.

“Kita benar-benar dicoba dan diuji kesabarannya saat akan berangkat ini, tadi di pesawat delay hingga 4 jam, kini bus yang kita tumpangi sudah 1 jam lebih tidak jalan karena masalah di mesin. Padahal ini sudah di wilayah Lawang Malang dan jarak ke hotel tinggal setengah jam lagi,” jelas asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan.

Menurutnya, bus yang mereka tumpangi harus berhenti karena kerusakan mesin dan mesti diperbaiki terlebih dulu. “Namun setelah 1 jam tidak juga bisa jalan sehingga diputuskan mencari bus pengganti. Pemain yang sudah capek langsung pindah dan lanjut ke hotel, tapi seluruh barang kita masih tertahan di bus yang rusak,” ungkap eks pelatih Persik Kediri ini.

Pemain SFC sendiri akhirnya baru sampai di hotel Ijen Suite pada pukul 3.45 subuh dan tim pelatih akhirnya membatalkan sesi jadwal latihan pagi yang sudah direncanakan sebelumnya. “Pemain tidak mungkin berlatih pada pagi hari karena kurang istirahat, jadi sesi uji coba lapangan kita ganti pada pukul 15.00 sore,” tambahnya.