1. Mudik Lebaran

Foto: Istimewa

Mudik menjadi momentum untuk berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman. Ini pun menjadi hal wajib yang dilakukan oleh para perantau untuk kembali ke tempat mereka berasal. Orang-orang rela antre, berdesak-desakan serta macet panjang demi bisa melaksanakan tradisi pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga saat lebaran.Fenomena mudik lebaran di Indonesia memang unik dan jarang ditemukan di negara lain. Sekitar satu minggu sebelum lebaran, para perantau berbondong-bondong meninggalkan ibukota dan kembali ke kampung halaman. Mudik secara khusus memang ditujukan untuk momentum pulang kampung saat lebaran saja. Sedangkan pulang kampung yang dilakukan pada hari biasa, tidak mendapat sebutan mudik.

2. Ketupat Lebaran

Foto: Istimewa

Ketupat merupakan menu yang selalu ada, bahkan ini menjadi ciri khas dan wajib ada setiap kali lebaran. Makanan yang berbahan dasar beras ini cukup unik karena dibungkus dengan bungkusan yang terbuat dari anyaman daun kelapa. Biasanya ketupat dimakan bersama dengan gulai pelengkap dan ditambahkan dengan kerupuk. Di Indonesia ketupat memiliki nama-nama berbeda seperti tupat sebutan warga betawi, kupat dalam bahasa Sunda, serta ketupat sebutan dalam bahasa melayu.

3. Bersilaturahmi dan Saling Minta Maaf

Foto: Istimewa

Lebaran menjadi momentum untuk kembali ke hari yang fitri. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah, kini umat Islam meraih kesucian dengan saling memaafkan. Inilah mengapa mudik menjadi hal yang tidak bisa tergantikan dengan kecanggihan teknologi. Karena bersilaturahmi dan saling meminta maaf secara langsung memiliki banyak keutamaan. Biasanya umat muslim akan saling mengunjungi ke rumah kerabat, tetangga dan sanak saudara untuk saling bermaaf-maaf.

4. Kue Lebaran

Foto: Isitmewa

Saat lebaran, hal yang menjadi istimewa lainnya adalah kue lebaran. Ada yang membuat sendiri, ada juga yang memilih membeli. Inilah yang dihidangkan untuk para tamu yang datang untuk bersilaturahmi dan saling meminta maaf. Sajian kue lebaran juga semakin mempererat obrolan saat  bersilaturahmi sehingga semakin mempererat persaudaraan.

5. Baju Lebaran

Foto: Istimewa

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang sibuk menjelang lebaran untuk membeli pakaian baru. Toko-toko dan pusat perbelanjaan begitu ramai dan padat jelang lebaran karena masyarakat sibuk membeli baju untuk persiapan lebaran.  Hal ini seolah menjadi agenda wajib bagi mereka yang berpenghasilan lebih. Namun ada baiknya untuk tidak berlebihan untuk aktivitas yang satu ini, karena pada intinya, lebaran bukanlah tentang baju baru namun hati yang baru.

6. Salam Tempel

Foto: Istimewa

Tradisi yang satu ini merupakan favorit anak-anak dan remaja. Para orang tua dan dewasa dan sudah bekerja pasti menjadi sasaran anak-anak untuk dimintai ‘salam tempel’. Ini adalah sebutan untuk uang saku yang diberikan saat lebaran. Jumlahnya pun berbeda-beda sesuai dengan kemampuan yang memberikan. Bagi yang sudah bekerja dan memiliki penghasilan lebih, pasti sudah jauh-jauh hari sudah mempersiapkan salam tempel untuk anak-anak.

Dengan berbagai serba-serbi tersebut, semua kalangan bisa menikmati lebaran dengan suka cita.  Hal yang begitu ditunggu-tunggu ini akan selalu dirindukan dan pastinya tidak tergantikan. Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.

Artikel Terkait