Sriwijaya FC menyelesaikan sesi pemusatan latihan di Solo untuk persiapan turnamen Piala Jenderal Sudirman, dengan menggelar latihan terakhir di stadion Manahan Solo Senin (16/11) pagi. Menurut asisten pelatih laskar wong kito, Hartono Ruslan, sejauh ini persiapan Titus Bonai dkk sudah cukup baik dan siap tempur di turnamen PJS.

Menghadapi Persegres (19/11) mendatang, pihaknya juga mengaku telah menyiapkan skema inti dan strategi yang akan dimainkan. “Namun masih ada 1 sesi latihan lagi untuk melihat kesiapan pemain. Tidak ada masalah berarti, seluruh pemain bebas dari cedera dan untuk 2 pemain U21 pun kita sudah atur,” jelasnya.

Menurutnya, melawan Persegres Gresik, pihaknya akan memforsir kemenangan dan bermain lepas. Dirinya pun menolak anggapan bahwa SFC kurang diuntungkan karena Persegres sudah lebih dulu bermain dan merasakan atmosfer pertandingan saat bertarung melawan tuan rumah Arema Cronus (10/11) lalu.

“Kami sudah mensiasatinya dengan uji coba melawan tim lokal Solo, Minggu (15/11) kemarin. Persegres meskipun kalah tetap merupakan lawan berbahaya, selain punya fighting spirit tinggi, kekalahan dari Arema lalu juga bisa akan dilampiaskan di partai kedua melawan SFC. Mereka juga punya pelatih yang sangat cerdas,” tambahnya.

SFC sendiri akan meninggalkan Solo dan bertolak menuju Solo dengan menggunakan kereta api Malioboro Ekspress. “Tim akan bertolak dari Malang jam 8 pagi, diperkirakan akan tiba di Malang pukul 3 sore dan menginap di hotel Ijen Suite bersama 3 konstestan lain penghuni grup A turnamen PJS,” jelas Achmad Haris, sekretaris tim SFC saat dikonirmasi.