Jakarta: Setelah melakukan Rapat Terbatas (Ratas) dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (24/5) pagi datang ke Pelatnas Asian Games cabang olahraga Tenis di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta. Menpora menggunakan jaket langsung Asian Games langsung datang dan berbincang-bincang dengan opara atlet dan beberapa Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh INdonesia (PELTI).

Menpora bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana dan Ketua Umum PB Pelti Rildo Ananda Anwar langsung mengajak ngobrol para atlet seperti menanyakan apakah ada kendala selama menjalani pelatnas, dan apa yang ingin disampaikan. Menpora terlihat ingin sekali menampung saran atau aspirasi dari para atlet.

“Terima kasih kepada para atlet, pelatih, dan Pelti yang terus berlatih meskipun suasana Ramadhan seperti ini. Tidak hanya mematangkan proses latihan di pelatnas, tetapi training camp bahkan try out ke berbagai negara akan menjadi bekal para atlet tenis untuk mengetahui lawan yang akan dihadapi nanti. Setidaknya sudah sering ketemu dan mengetahui kekuatan lawan, saya optimis nanti para atlet akan memberikan kabar gembira pada Asian Games nanti dengan mendapatkan medali emas,” kata Menpora.

Pada obrolan tersebut, salah satu atlet pelatnas tenis putri sempat membicarakan masalah uang saku pelatnas yang sempat belum turun, namun setelah disampaikan ke Ketua Umum Rildo Ananda Anwar akhirnya tidak ada masalah dan sudah cair. “Memang sempat belum turun karena menunggu dua nama baru yang akan dimasukan ke Surat Keputusan. Tapi setelah dua atlet dari seleksi nasional baru itu masuk, dan sudah masuk SK, maka sudah bisa dicairkan. Termasuk masalah alat yang sudah tidak ada masalah,” kata Rildo.

Pada Asian Games 2018 ini cabor tenis hanya memainkan nomor individual, oleh karenanya berbagai pertandingan individu sangat diperlukan untuk mengasah kemampuan atlet. Sekarang sudah terpilih 6 atlet putri, 4 berasal dari Fed Cup yaitu Jessy Rompies, Beatrice Gumulya, Lavinia Tananta, Aldila Sutjiadi dan yang 2 dari hasil seleksi nasional yakni, Joleta dan Fitriana. “Kita kemarin sempat ada beberapa masalah dengan uang bulanan, namun sekarang udah selesai setelah kita bicara ke Ketua Umum,” kata Beatrice Gumulya. (cah)

Artikel Terkait