Persiapan jelang Asian Games 2018 sedang  dilakukan oleh Timnas Bowling Indonesia dengan melakukan pelatnas di venue bowling Jakabaring Palembang. Dalam ajang bergengsi yang dilaksanakan agustus mendatang ini timnas bowling indonesia hanya menargetkan 1 medali emas.

“Target sekarang, kami sementara ini masih satu medali emas, insya Allah bisa tercapai dan mungkin banyak luang lainnya,” kata Pelatih Kepala Boling Indonesia,Gatot Arya Nugroho saat ditemui Minggu (3/6), di Venue Bowling Jakabaring.

Pelatnas di Palembang ini sendiri telah dilakukan sejak satu bulan lalu dan diikuti oleh 14 atlet dengan rincian tujuh putra dan tujuh putri. Kemudian satu pelatih kepala, tiga asisten pelatih, dan satu manajer tim.

“Pada Asian Games ini kita ikut disemua nomor, di antaranya ada nomor trio dan ada tim enam untuk putra dan putri. Semua atlet ini jadi andalan kami, dan kami konsen untuk timnas ini,” jelasnya.

Berbicara soal kompetitor, Gatot menyebut jika semua peserta merupakan pesaing. Namun ada tiga negara menjadi sorotan jajaran pelatih, yang dianggap cukup kompetitif bagi timnas Indonesia.

“Sebenarnya semua peserta jangan dianggap remeh, semua saingan. Tapi kami konsen di tiga negara (saingan berat), ada Korea, Malaysia, Jepang,” tambah dia.

Di sisi lain, terkait pelatnas yang dipindahkan atau kini dipusatkan di Palembang, Gatot mengaku timnas Indonesia selaku tuan rumah mendapat keuntungan, bisa beradaptasi lebih dulu dengan lapangan. Mengingat venue boling Jakabaring yang akan digunakan sebagai tempat pertandingan.

“Kondisi venue sangat bagus, bagus sekali, dan memang ini bisa dibilang venue terbagus di Asia, hanya mungkin karena belum terlalu siap untuk venuenya, jadi di area approach (tempat mengambil ancang-ancang sebelum melempar bola) masih ada terlihat semacam debu, yang mengakibatkan atlet agak sedikit problem saat melangkah,” kataya.

Sementara itu, salah satu atlet putri boling Indonesia, Aldila Indryati menuturkan, pada debut di Asian Games 2018, dirinya menargetkan meraih medali emas di nomor tim 6. Namun wanita asal Sumatra Utara itu mengatakan, dari 14 atlet putra dan putri yang kini bergabung dalam pelatnas, hanya 12 atlet putra dan putri yang akan dipilih untuk bertanding.

“Kalau untuk Asian Games ini kita belum ada final penentuan siapa yang akan main, karena kita ada 14 atlet, tapi yang main itu ada 12 orang, jadi ada dua atlet yang akan keluar (dieliminir). Jadi penentuannya itu, SK keluar katanya per 30 Juni nanti,” jelas Indri, saat dikonfirmasi melalui social media.(3/6)

Indri sendiri, sebelumnya sukses meraih 1 keping emas dari nomor single putri pada tes even Asian Games di Palembang beberapa waktu lalu

Artikel Terkait