Meski banyak pihak menyebut Sriwijaya FC sebagai dream team dan menjadi unggulan, namun Rahmad Darmawan kurang sependapat dengan hal ini. Label tim bertabur bintang diakuinya tidak tepat disematkan kepada laskar wong kito.

“Kalau disebut bintang, siapa pemainnya? Justru di SFC saat ini tidak ada pemain yang terpanggil ke timnas senior, sementara di timnas U23 kita cuma ada 2 pemain yang masuk dan itu pun keduanya susulan. Jadi kurang tepat jika disebut SFC sebagai tim penuh bintang,” tegasnya saat dihubungi Senin (22/1) sore.

Namun RD menyebut justru tertantang untuk melahirkan pemain timnas dari SFC nantinya. “Mudah-mudahan, kalau nanti ada kita bersyukur. Yang jelas saya akan menikmati setiap proses bersama tim saat ini,” ungkapnya.

Terkait kiprah SFC di Piala Presiden, RD menyebut akan mencoba memaksimalkan peluang untuk lolos ke babak 8 besar dengan mengalahkan PSMS Medan, Jumat (26/1) mendatang. “Manajemen SFC sendiri tidak membebani saya dengan target juara, tetapi saya tetap bertekad membawa tim lolos ke babak 8 besar. Melawan PSMS Medan tidak akan mudah karena mereka sudah menunjukkan permainan yang luar biasa di 2 laga awal, namun kami akan berusaha sebaik mungkin dan memaksimalkan kesempatan yang ada,” ujarnya.

Artikel Terkait