Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengatakan sudah mendapatkan konfirmasi langsung dari Herman Dzumafo yang mendadak membatalkan tes medis yang seharusnya dilakukan Selasa (19/12) pagi di RS Siloam Palembang. RD mengungkapkan bahwa dia menghormati keputusan Dzumafo yang saat ini sudah kembali ke rumahnya di Pekanbaru.

“Tadi Dzumafo memang sudah menghubungi saya via WhatsApp dan izin harus pulang ke Pekanbaru karena istrinya sakit. Saya katakan ke dia jika memang begitu kondisinya maka saya sangat menghormatinya,” ujarnya saat ditemui di sela-sela latihan SFC, Selasa (19/12) sore di lapangan atletik Jakabaring Sport City Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, RD pun menanyakan apakah Dzumafo akan kembali ke Palembang lagi nantinya bila sang istri sembuh. “Saya tanyakan apakah dia masih mau ke SFC dan Dzumafo bilang ke saya tetap berminat. Namun saya akan koordinasi kembali dengan manajemen terkait hal ini,” ungkap pelatih yang musim lalu berkarier di Liga Malaysia ini.
Berdasarkan pertimbangan strategi di lapangan, pihaknya memang membutuhkan striker yang bertipe sebagai target man dan bisa menahan bola atau pemantul bagi rekan-rekannya nanti.
Tetapi RD pun menyatakan bisa saja mempertimbangkan akan mencari striker baru yang memiliki gaya permainan serupa dengan Dzumafo dan sesuai dengan skema yang dipersiapkannya nanti.
Di Indonesia sendiri, memang tidak banyak striker yang memiliki karakter sebagai predator di kotak penalti. Top skor lokal musim lalu Syamsul Arif lebih dikenal sebagai pemain dengan pergerakannya yang eksplosif, sedangkan Ilija Spasojevic sudah bergabung ke Bali United.

Artikel Terkait