PALI – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2016 digelar di ruang rapat paripurna, Kamis (22/9).

Rapat dibuka Wakil ketua I DPRD PALI Devi Haryanto dengan diikuti oleh 16 anggota dari 24 anggota Dewan. Penyampaian Raperda APBD-P disampaikan Wabup PALI Ferdian Andreas Lacony.

Dalam sampaiannya Wabup memaparkan kondisi Pendapatan serta belanja daerah. “Pendapatan daerah mengalami penurunan 6,68% sementara belanja daerah mengalami kenaikan sebesar 11,25%, terdiri dari belanja tidak langsung mengalami kenaikan 8,29% dan belanja langsung mengalami kenaikan 12,27%.Maka defisit keseluruhan 6,68%,” papar Wabup.

Ditambahkannya,untuk menutupi defisit tersebut Pemkab akan melakukan pinjaman kepada pihak Bank. “Kami sudah ajukan pinjaman daerah kepada pihak Bank untuk tutupi defisit anggaran,” imbuhnya.

Disamping itu,lanjut Wabup bahwa dalam isi penyampaian mungkin terdapat kekeliruan, diharapkan saran, masukan serta kritikan dari Dewan untuk disempurnakan. “Kami menyadari dalam penyampaian ini,masih banyak kekurangan. Maka kami butuh saran pendapat dan kritikan dati Dewan yang terhormat sehingga penyampaian Raperda APBD-P ini bisa ditetapkan sebagai Perda,” pintanya.

Rapat akan dilanjutkan pada Senin (26/9) dengan agenda penyampaian pemandangan umum dari fraksi fraksi DPRD PALI terhadap Raperda APBD-P tahun anggaran 2016.

Related Post