PALEMBANG — Kepala PT KAI (Kereta Api Indonesia) Divisi Regional (Divre) III Sumatera Selatan (Sumsel) M Yamin memastikan kesiapan angkutan lebaran serta menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang saat mudik di Sumsel dan Lampung.
“PT KAI telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, Di wilayah Sumsel yang terdiri dari 31 stasiun untuk pengamanan kita melibatkan sebanyak 185 petugas dari Brimob dan kepolisian dari polres setempat dengan menempatkan lima personil Brimob dalam satu stasiun,” kata M Yamin, Kamis (23/6).
Menurut Yamin, personil keamanan ditempatkan di berbagai lokasi seperti di area stasiun, pusat informasi dan tunggu. “Dalam beberapa tahun terakhir  PT KAI mempunyai aturan selain penumpang dan petugas kereta api tidak bisa dimasuki sembarang orang,” ujarnya.
Selain itu menurut Kepala PT KAI Divre III Sumsel, akan ada personil yang melakukan pengawalan pada saat kereta dalam perjalanan. Ini untuk memudahkan penumpang mendapatkan informasi, keamanan serta kenyamanan dalam perjalanan mudik.
M Yamin mengakui sering terjadinya kejahatan pada kereta api menjadi perhatian yang cukup serius, PT KAI telah melakukan pengawalan serta pengawasan mulai dari stasiun Kertapati ke stasiun Lahat hingga stasiun Lubuk Linggau.
“Di daerah Prabumulih sering terjadi pencurian BBM dan pelemparan batu ke arah kereta terutama pada masa liburan paling sering terjadi. Untuk pengamanannya akan kita lakukan patroli bersama, dan di stasiun besar kita siapkan polisi khusus kereta api,” kata Yamin.
Untuk wilayah Sumsel, PT KAI Divre Sumsel memiliki memiliki posko pengawalan yang tersebar di stasiun Kertapati, stasiun Prabumulih, stasiun Muara Enim, stasiun Lahat dan yang terakhir stasiun Lubuk Linggau. (juniara)

RelatedPost