PALEMBANG — Provinsi Sumatera Selatan saat ini tengah menjadi perhatian, banyak proyek infrastruktur yang dibangun secara besar-besaran, seperti light rail transit (LRT)serta beberapa ruas jalan tol untuk menunjang suksesnya pelaksanaan Asian Games 2018.

Agar tidak terjadinya pelanggaran dalam pembangunan infrastruktur tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh proyek besar yang berkaitan dengan pelaksanaan Asian Games 2018.

Pemeriksaan yang dilakukan BPK meliputi pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan laporan keuangan seluruh proyek yang dibiayai oleh negara.

Anggota V BPK RI, Moermahadi, mengungkapkan, pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk pengawalan Asian Games yang notabene menyedot keuangan negara yang tidak sedikit. BPK sesuai tupoksinya akan memberikan koreksi dan rekomendasi bila menemukan adanya indikasi kekeliruan atau penyimpangan dalam audit kinerja ataupun laporan keuangan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Moermahadi mengatakan, pemeriksaan dapat dilakukan mulai dari tahap persiapan atau tidak harus menunggu proyek Asian Games rampung. Termasuk laporan keuangan yang berkaitan dengan proyek Asian Games akan diperiksa oleh BPK.

“Sesuai tugasnya BPK memeriksa laporan keuangan, audit kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu ( PDTT). Walau sekarang persiapan sedang berjalan kita periksa,” ujar Moermahadi, usai Serah Terima Jabatan Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel di Palembang, Kamis (19/01).

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, mengaku pengawalan dari BPK sangat diperlukan untuk memastikan pelaksanaan Asian Games tidak akan menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Tidak hanya Asian Games, Alex bahkan meminta BPK juga mengawal proyek-proyek besar lainnya yang sedang berjalan di Sumsel.

“Kalau kami ragu,kami akan tanya ke BPK. Keliru atau tidak langkah yang akan diambil,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait