PALEMBANG — Dalam program bedah rumah yang berlangsung kali ini, pihak Dinas Sosial Sumatera Selatan membedah 24 rumah dan ditambah dengan satu rumah yang di bedah oleh tim penggerak PKK dilokasi Karang Jaya.

Ketua tim penggerak PKK Sumsel Eliza Alex Noerdin, Kamis (15/9) mengatakan berawal dari keprihatinan terhadap masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni, maka ada ide untuk membedah agar rumah menjadi layak.

Menurutnya program bedah rumah harus didukung dengan pendanaan yang cukup, sehingga kedepan pihaknya juga akan mengajak semua pihak untuk ikut peduli terhadap program pro rakyat ini.

” Kita harus banyak buat proposal untuk menggugah pihak lain untuk ikut membantu menyukseskan program bedak rumah yang menyentuh langsung kepada pihak bersangkutan,” katanya.
Ditegaskan Eliza, pelaksanaan program bedah rumah merupakan program yang cukup bagus, dan harus berlangsung secara berkesinambungan meski dengan dana yang terbatas.
Kedepan pihaknya secara bersamaan akan meningkatkan koordinasi kepada semua pihak untuk ikut membantu menyukseskan program bedah rumah secara bersama-sama.
Sementara itu salah seorang warga bernama Eka Susanti bersama suaminya Sirot yang merupakan warga Karang Jaya, Kecamatam Ilir Barat II, mengaku senang atas program bedah rumah pemprov Sumsel dan Tim Penggerak PKK tersebut sehingga rumah miliknya saat ini jauh lebih layak.

“Sebelumnya kami tinggal bersama dua anak, dan suami saya sebagai pekerja bangunan prihatin kalau sewaktu-waktu rumah akan roboh karena kondisinya yang sudah buruk dan gampang roboh,” katanya.

Eka berharap program yang sama terus berlanjut, dan keluarga lain yang rumahnya tidak layak bisa mendapatkan program bedah rumah juga, sehingga rumahnya menjadi layak huni. (juniara)

Related Post