PALEMBANG — Sensus ekonomi yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) selama Mei 2016 telah selesai. Kini data sensus ekonomi yang dilakukan guna memperbaharui data ekonomi yang akan digunakan sebagai bahan pengambilan kebijakan pemerintah siap diolah.
“Hasil sensus ekonomi tersebut saat ini masih belum diolah. Petugas sensus masih turun ke lapangan untuk melakukan validasi dan re-visit kembali. Waktu revisit dan validasi sampai dengan 3 Juli mendatang,” kata Yos Rudiansyah Kepala BPS Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (17/6).
Untuk re-visit dan validasi yang berlangsung sampai awal Juli tersebut menurut Yos Rudiansyah, BPS memilih petugas lebih selektif lagi dengan  memilih petugas yang terbaik dan mereka akan mendapat gaji yang dibayar di atas UMR.
Menurut Yos Rudiansyah, untuk melaksanakan sensus ekonomi di Sumsel, BPS menurunkan sebanyak 7.200 orang petugas. “Saat melakukan sensus sebagian petugas di lapangan ada yang mengalami kendala. Secara umum di lapangan respon masyarakat menyambut baik adanya sensus ekonomi ini. Juga ada masyarakat yang takut karena sempat ada isu petugas palsu serta kendala yang dikaitkan dengan pajak,” ujarnya.
Guna mengatasi kendala di lapangan seperti isu petugas palsu Yos Rudiansyah menjelaskan, kepada para petugas diharuskan memakai atribut lengkap seperti topi, rompi, indentitas, tas dan surat tugas saat betugas di lapangan. (juniara)

RelatedPost