PALEMBANG – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan stok BBM yang ada dijalur padat pemudik akan tercukupi menjelang hingga pasca lebaran 1437 Hijriah mendatang.
Officer Communications And Relations MOR II Area Sumbagsel Rico Raspati, selasa (21/6) mengatakan. “Jauh hari sebelumnya menyambut puasa dan hari raya Idul Fitri 1437 H, Pertamina MOR II telah melakukan koordinasi dengan pihak pengusaha SPBU agar menyiapkan sedemikian rupa stok ditempat masing-masing menghadapi lonjakan permintaan jelang hingga pasca lebaran nanti.”
Menurut Rico Raspati, Pertamina memiliki stok yang banyak, berdasarkan Ramadhan tahun sebelumnya, telah mempersiapkan penyaluran BBM dan Elpiji bagi 134 SPBU yang ada di Sumatera Selatan, terutama SPBU di jalan lintas mudik yang beroperasi 24 jam.
Mengantisipasi terjadinya kekurangan stok menjelang arus mudik lebaran menurut Rico, BUMN ini membentuk tim satgas penyaluran BBM yang akan bekerja untuk memantau stok SPBU mulai H-14 hingga H+14 Idul Fitri 1437 H serta menyiapkan mobil tanki minyak cadangan di SPBU.
“Seperti Ramadhan dan lebaran tahun tahun sebelumnya, Pertamina akan koordinasi dengan kepolisian jika terjadi kemacetan mobil tanki agar bisa didahulukan karena untuk kepentingan umum,” ujarnya.
Pertamina memperkirakan pada minggu ketiga Ramadhan akan terjadi lonjakan kenaikan konsumen, bagi premium, pertamax dan pertalite tetapi untuk konsumen solar menurun.
Officer Communications And Relations MOR II Area Sumbagsel menjelaskan, H-4 merupakan puncak konsumsi untuk premium yang akan terjadi kenaikan sebesar 71 persen atau setara 3348 kilo liter/ hari dari konsumsi biasanya 1960 kl/hari. Untuk pertamax mengalami kenaikan sebesar 56 persen dari 89 kl menjadi 139 kl/ hari. Untuk pertalite diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 73 persen dari 136 kl menjadi 235 kl/ hari.  Untuk solar menurun sebesar 7 persen atau setara 1058 kl/hari.
Khusus penggunaan Elpiji, Rico menjelaskan, pada hari biasa untuk penggunaan Elpiji 3 kg di Sumsel mencapai 560 ton/ hari, sedangkan Elpiji 12 kg 34 ton/hari. “Tahun ini pengunaan Elpiji 3 kg meningkat 8 persen kita telah menambahkan stok penyaluran sejak bulan Mei lalu.” (juniara)

RelatedPost