PALEMBANG — Usai diperkenalkan secara resmi, Rahmad Darmawan menyebut dirinya akan segera tancap gas menyiapkan tim untuk musim depan. Dari skuad yang sudah ada saat ini, eks pelatih timnas ini menyebut hanya akan mempertahankan sekitar 40 persen dan sisanya akan berasal dari rekrutan baru.

Para pemain yang akan dipertahankan, RD sendiri mengatakan akan didominasi pemain muda dan dirinya pun tetap memberikan porsi bagi para pemain muda lokal serta binaan sendiri selama ini. “Yang pasti akan banyak didominasi anak muda, soal pemain asli Sumsel atau binaan selama ini seperti Zalnando, Teja, Manda atau Ichsan sudah pasti akan bertahan. Kami juga tanggung jawab mengembangkan talenta disini,” ujarnya.

Terkait pemain muda, RD juga menyebut akan mengembalikan sejumlah nama pemain asal Sumsel yang saat ini bermain diluar SFC. “Soal pemain Sumsel juga bisa saja opsinya nanti akan dipinjamkan dulu ke luar agar mendapat pengalaman lebih banyak dan ditarik lagi. Ada juga pemain Sumsel yang sudah matang diluar akan kita boyong untuk pulang,” jelasnya.

Sementara para pemain baru yang dibutuhkan, pelatih asal Lampung ini mengatakan sudah hampir 80 persen tercukupi. “Dari jumlah tersebut, 75-90 persen sudah sepakat dan berkomitmen bergabung bersama SFC, minggu depan semuanya akan dirilis lebih lengkap. Selama belum ada tanda tangan kontrak, secara etika namanya belum bisa kami sebut, cuma sudah ada pembicaraan yang sangat intensif,” bebernya.

Soal legiun asing, pelatih yang pernah menyumbangkan 5 gelar bagi SFC ini juga mengatakan telah memiliki pilihan sendiri. Salah satunya adalah posisi marquee player bila nantinya kebijakan ini kembali diterapkan untuk musim depan. “Kebetulan salah satu pemain yang sudah bersepakat dengan kita itu juga memenuhi persyaratan marquee player, jadi tidak ada masalah,” tandasnya.

Sementara itu RD sendiri menyebut semua pemain yang dipertahankan dan direkrut nantinya akan sudah mulai berkumpul 4 Desember mendatang untuk mengikuti latihan perdana. “Mungkin belum bisa semuanya, tetapi persiapan sudah akan kami lakukan dan saat ini kami sudah mulai mengkaji beberapa kemungkinan, salah satunya mengenai opsi absen di turnamen pra musim seperti Piala Presiden bila nanti belum maksimal dan banyak pemain belum atau baru bergabung,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai nilai kontraknya, RD sendiri enggan menjawab dengan jelas dan hanya memberikan gambaran bahwa nilainya mengalami kenaikan. “Biarlah itu saya dan manajemen yang tahu, yang terpenting membayar pajak,” pungkasnya. Manajemen SFC sendiri disebut harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit mengingat kesepakatan serta komunikasi sudah dijalin sejak lama dan diperlukan dana transfer ke klub lamanya. (dedi)