PALEMBANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno, meninjau langsung Light Rail Transit (LRT) Palembang di zona lima Jakabaring.

Dikatakan Rini, bahwa enam stasiun untuk LRT Palembang untuk operasional sudah sangat bagus, namun pemerintah ingin menberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) maka 13 stasiun juga harus selesai secepatnya.

“Sebenarnya cukup enam yang sebelumnya, 13 stasiun akan lebih baik, akan  tetapi jika kalau kita ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat itu harus 13 stasiun ini harus ada,” ungkapnya, Jumat (04/08).

Diakui oleh Rini pengerjaan pembangunan enam stasiun LRT sedang mengejar waktu, yang di target penyelesaian pembangunan LRT selesai sebelum Asian Games 2018.

“Kita juga memang mendengar terjadinya enam stasiun ini akibat ada beberapa isu sehubung konflik mengenai lahan. Tetapi intinya kita juga mengejar waktu, jika minimal 6 stasiun benar-benar dapat operasional pada Bulan maret untuk running test secara full sampai juni, itu lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, informasi yang didapat progres pembangunan LRT  telah mencapai 47 persen. Ia berharap menjadi 80 persen sampai akhir tahun 2017.

“Paling utama pemasang gerder yang steel box diharapkan September atau Oktober yang akan menjadi progres pembangunan mencapai80% diharapkan,” harapnya.

Dikatakannya, bila progres telah mencapai 80 persen maka pihaknya akan segera mengirimkan kereta LRT ke Palembang dan diuji coba. Untuk.pengiriman pertama akan dikirim dua gerbong yang dikerjakan oleh PT.INKA.

“Karena targetnya Bulan Juni dapat di pakai sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dan pada saat Asian Games 2018 benar-benar siap untuk menggunakan LRT,” katanya.

Permasalah tarif tiket LRT ia mengatakan masih perhitungan final oleh Menteri Perhubungan sebagai pemilik proyek.

“Untuk itu, saya akan melakukan pembicaraan lagi untuk tarifnya, lagi bersama-sama dengan Pemerintah terkait, juga dengan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Alex Noerdin,” tutupnya. (dil)

Artikel Terkait