Agar lebih fokus saat membela Sriwijaya FC nantinya, Manucekhr Dzhalilov memutuskan tidak datang sendirian ke Palembang. Sang istri yang baru dipersuntingnya 3 bulan, Muhabbat Gulova turut serta dibawa dan akan mendampinginya selama setahun kedepannya.
“Saya memang cukup khawatir bila meninggalkannya sendirian di Tajikistan, apalagi dia saat ini sedang hamil muda. Baru sebulan usia kandungannya,” jelasnya saat ditemui di Swarna Dwipa Residence, Senin (11/12) siang. Karena usia kandungan yang baru sebulan, sang istri disebutnya seringkali menurun kondisinya.
Selain itu, dengan didampingi sang istri, dirinya yakin akan sangat membantu meningkatkan performanya di lapangan nanti. “Saya mungkin tidak akan terlalu sering pulang, sehingga bila ada istri disini pasti sangat baik untuk saya. Kemarin juga saat melakukan perjalanan jauh dari Tajikistan pasti sangat membosankan bila sendirian,” tambahnya.
Perjalanan dari Dushanbe, ibukota Tajikistan ke Palembang sendiri memakan waktu hampir 18 jam. “Dari Dushanbe ke Istanbul itu 5 jam, lalu ke Jakarta sekitar 12 jam. Belum termasuk transit, sangat melelahkan sekali. Tetapi kehadiran istri membuat semuanya tidak terlalu terasa,” bebernya.
Sang istri sendiri juga disebutnya juga senang datang ke Indonesia. Keduanya sendiri juga seorang muslim sehingga terlalu khawatir beradaptasi nantinya. “Kami tahu Indonesia negara muslim terbesar di dunia, itu membuat kami juga tidak terlalu khawatir soal budaya disini. Namun saya datang untuk fokus bermain bola,” tegasnya.
Saat tiba di Palembang, Dzhalilov sendiri langsung mencicipi makanan khas Palembang, empek-empek. “Masih terasa asing, namun cukup enak. Mungkin untuk beberapa hari nanti akan dicoba lagi, kami mesti beradaptasi dulu dengan banyak hal. Seperti cuaca yang cukup panas disini, di Dushanbe saat ini suhunya mencapai 7 derajat, sedangkan disini panas,” tandasnya.
Sementara itu, agen Dzhalilov, Ratna Mustika menyebut pemainnya tersebut berambisi membawa SFC kembali berlaga di kompetisi Asia musim depan. “Dia top skor 3 kali di negaranya dan musim lalu meraih gelar serupa plus pemain terbaik di AFC Cup, saat saya katakan SFC sangat berambisi meraih gelar juara di Indonesia dia langsung tertarik dan memutuskan mencari tantangan baru di Palembang,” ujarnya singkat.

Artikel Terkait