PALEMBANG — Untuk mengoptimalkan kesuksesan hajatan akbar Asian Games 2018 mendatang di provinsi Sumatera Selatan, pemerintah terus mengebut pembangunan infrastruktur penunjang serta venue olahraga.

Salah satunya, pembangunan venue bowling di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang terus digarap, pembangunan venue yang terhitung dimulai sejak 21 Oktober 2016 saat ini sedang dalam tahap penimbunan pondasi dan pemasangan sebagian tiang pancang.

Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumatera Selatan, Basyarudin Akhmad, mengungkapkan, pembangunan venue bowling telah mencapai 9%. Venue ini ditargetkan rampung pada bulan Agustus 2017 atau bertepatan dengan jadwal peninjauan langsung dari federasi olahraga bowling duniaFederation Internationale des Quelleurs (FIQ).

Dalam keterangannya kepada wartawan di Palembang, Jumat (06/01), Basyarudin mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan untuk mempercepat pengadaan perlengkapan pertandingan yang diimpor dari Amerika Serikat. Hal ini penting agar perlengkapan pertandingan dapat dipasang sesuai dengan jadwal penyelesaian pembangunan venue.

“Kita berupaya mempercepat pengadaan alat-alat bolingnya yang rencananya dibantu oleh Pertamina. Sesuai dengan rekomendasi PB PBI, produknya diimpor dari Amerika Serikat. Kalau barangnya siap kita akan pasang dibulan Agustus,” ujar Basyar.

Venue bowling senilai Rp70 milyar yang dilengkapi dengan 40 lintasan ini dibangun sepenuhnya dengan dana pihak ketiga. Tidak hanya sebagai sarana olahraga, venue bowling Jakabaring yang mampu menampung kapasitas hingga 300 penonton ini pun dilengkapi dengan cafetaria untuk memanjakan pemain dan penonton. (juniara)

RelatedPost