Laskarwongkito.com-Pegadaian resmi menggandeng Indra Sjafri untuk mencari bakat pesepakbola muda Sumsel melalui program Coaching Clinic, kamis (27/9) sore di Stadion Bumi Madya Sriwijaya.  Dalam program ini Indra Sjafri mengaku sangat peduli dengan pembinaan usia muda, dan berencana untuk konsen dalam mencari bibit bibit baru dalam sepakbola tanah air.

“Kegiatan hari ini sendiri adalah coaching clinic dengan para pelatih dimana nanti kita akan melakukan sesi praktek di lapangan untuk anak-anak usia 6, 12, 13, 15 tahun. Jadi ada dua sesi, praktek dan teori. Teori dilaksanakan dikelas, jadi dalam usia muda ada tiga hal pokok yang perlu diperhatikan. Pertama basic sepakbola, seperti drible dan mengontrol bola yang baik.” Jelasnya.

Dilanjutkan Indra, membidik usia dini memang merupakan suatu tantangan baginya, namun ia sangat terkesan dengan potensi yang dimiliki pemain muda, apalagi saat ini, pemain junior di timnas U-16 mampu mengiprahkan eksitensinya di kancah internasional.

“Saya sangat bangga dengan kemampuan anak-anak sekarang, buktinya saat ini saja timnas muda u-16. Makanya adanya program ini kita tidak hanya mengajarkan sepak bolanya saja, tapi bagaimana beratittude yang baik, pengetahuan tentang gizi dalam sepak bola, tentang fairplay, dan banyak lain juga yang harus kita supervisi. Apalagi rencananya kita akan datang ke sekolah-sekolah untuk memberikan wawasan mengenau pelatihan sepakbola.”ungkap Indra Sjafri.

Sementara itu, Ariyadi Purwanto sebagai Kepala Divisi Penjualan PT. Pegadaian Persero, yang juga sebagai salah satu media yang memprakarsai program ini mengaku memilih sepakbola karena olahraga ini merupakan yang paling diminati oleh masyarakat, pihaknya juga berharap dengan diadakan program ini dapat mengembangkan potensi muda di bumi Sriwijaya.

“Bola sekarang sangat populer sekali tidak mengenal kelas-kelas tertentu. Kemudian timnas kita juga sedang berprestasi. Jadi melalui kegiatan ini kami coba melatih sumberdaya muda, intinya hari ini pertimbangannya untuk ke masyarakat. Kami memberi pancingan bagi yang mempunyai bakat, dan mereka bisa mengembangkannya sendiri.” Jelasnya. (win)

Artikel Terkait