Laskarwongkito.com-Meski kini jumlah letusannya sudah menurun, namun Gunung Anak Krakatau masih berstatus siaga dan aktivitasnya masih terus menjadi perhatian. Berbagai fenomena alam pun muncul pasca letusan Gunung Anak Krakatau. Yang terbaru adalah munculnya penampakan air laut berwarna oranye di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Berubahnya warna air laut menjadi oranye ini dikarenakan adanya kandungan zat besi tinggi dari kawah Gunung Anak Krakatau. Warna oranye kecokelatan adalah hidrosida besi (FeOH3) yang mengandung zat besi tinggi yang keluar dari kawah dan larut ke dalam air laut.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) baru saja merilis citra satelit Gunung Anak Krakatau yang menunjukkan perubahan morfologi mulai dari Agustus 2018 hingga Januari 2019. Ketiga citra tersebut semuanya diambil pada pukul 05.47 WIB.

“(Dari ketiga citra satelit tersebut) dapat diketahui bahwa ada perubahan morfologi yang terjadi di G. Anak Krakatau dengan cukup berat,” tulis keterangan pers yang diterima dari Rokhis, Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN.

“Terlihat pada citra tanggal 29 Desember 2018, bagian tubuh G. Anak Krakatau bagian barat-barat daya telah hancur, diduga mengalami longsor dan masuk ke laut estimasi dengan luasan area yang berkurang sekitar 49 Ha,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rokhis mengatakan bahwa meski mengalami longsor, namun area tersebut dapat dengan cepat memulihkan diri. Hal ini terbukti pada citra satelit tanggal 9 Januari 2019.

“Akumulasi erupsi setelahnya mengeluarkan material vulkanik yang terkumpul di sekitar kawah sehingga bagian barat-barat daya Gunung Anak Krakatau kembali muncul ke atas permukaan air seperti yang terlihat pada citra tanggal 9 Januari 2019.

Akun Twitter @EarthUncutTV berhasil mendokumentasikan kondisi penampakan terkini Gunung Anak Krakatau.

Dalam unggahan tersebut memperlihatkan perubahan Gunung Anak Krakatau yang cukup signifikan. Puncak kawah Gunung Anak Krakatau banyak yang hilang. Ketinggian Gunung Anak Krakatau juga hampir sama dengan permukaan air laut. Tak hanya itu, air yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau juga berubah warna menjadi oranye. (Red/win)

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait